
PANGEAN, GORIAU.COM - Untuk masyarakat Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) khususnya warga Desa Sungai Langsat, kini sudah bisa memberikan pendidikan agama sejak dini untuk anak-anaknya. Hal itu menyusul dengan berdirinya Madrasah Ibtidayah (MI) di bawah Yayasan Pendidikan Islam Nurul Hidayah (YPINH).
"Alhamdulillah, tadi kami sudah 'lounching' yayasan Pendidikan Islam Nurul Hidayah dengan kegiatan membuka MI," ujar Ketua Yayasan Jhon Hendri kepada GoRiau.com, Jumat (16/5/2014) usai acara. Selain bergerak di bidang pendidikan, yayasan ini juga bergerak dibidang sosial.
Untuk MI, kata Jhon, pada tahun ajaran 2014/2014 seluruh siswa tidak dikenakan biaya. Mulai dari uang masuk hingga uang SPP per bulannya. "Seluruh biaya pendidikan itu ditanggung yayasan. Gratis," tegasnya.
Sementara, di bidang sosial yayasan akan mengasuransikan masyarakat desa Sungai Langsat. Untuk tahap awal, kata Jhon, ad 50 jiwa yang baru terakomodir. Pihak yayasan telah bekerjasama dengan asuransi PT. Asuransi Mega Pratama. "Semoga, tahun-tahun selanjutnya selalu ada peningkatan," harap Jhon.
Dihadapan pemuka masyarakat Pangean, komitmen untuk bersama-sama membangun desa Sungai Langsat juga disampaikan oleh PT Citra Riau Sarana (Wilmar Group) dan PT. Gatipura Mulya (GM). Atas komitmen itu, Jhon mengucapkan terimakasih.
Hadir dalam acara tersebut Camat Pangean yang diwakili oleh Kasipem, Tenliur, Kantor KUA Pangean, Kepala Desa Sei. Langsat, Ridwan beserta perangkat desa lainnya.
Perasaan bangga juga diluahkan oleh Kepala Desa Sungai Langsat. Ia sangat mendukung program yayasan yang dinilai sangat bagus. Ia pun berharap, sebagai desa baru dimekarkan, yayasan dapat mempercepat proses pembangunan.
"Ini sebuah langkah konkrit untuk percepatan pembangunan di desa Sungai Langsat," ujar Ridwan.(san)