
RENGAT, GORIAU.COM - Bupati Indragiri Hulu, Yopi Arianto yang dinobatkan sebagai pemberi medali emas pertama Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Provinsi Riau mengingatkan agar atlet yang tidak meraih medali, jangan patah semangat. Bupati mmeminta atlet lebih meningvkatkan semangat dalam mengejar kesuksesan.
Nasehat ini disampaikan saat memberi sambutan pada upacara penyerahan medali cabang olahraga aeromodeling di Bandara Japura Rengat, Indragiri Hulu, Sabtu (8/9/2012). Yopi menyerahkan medali tri lomba free flight> putra dan putri yang direbut Banten dan Jawa Tengah.
Hadir pada kesempatan itu anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Indragiri Hulu, dewan juru, dan panitia. ''Kegagalan adalah awal dari kesuksesan, jadi belajarlah dari kegagalan,'' ujarnya.
Seperti diketahui, tuan rumah Riau, gagal mendominasi cabang olahraga Aeromodeling PON XVIII setelah pada nomor pertandingan tri lomba free flight> putra dan putri hanya mampu meraih peringkat 9 dan 16 untuk putra dan peringkat 4 dan 5 untuk putri. Justru sebaliknya tim Jateng mampu meraih medali putri dan Banten di putra.
Atlet Banten berhasil meraih medali emas pada nomor paling bergengsi cabor aeromodeling tersebut adalah Novandri Sebastian yang berhasil mengumpulkan nilai akhir 263,40. Sedangkan atlet putri Jawa Tengah (Jateng) meraih medali emas atas nama Nanik Nofianti dengan nilai akhir 295,98.
Untuk medali perak putra diraih Gunawan Prasetya dari Kalimantan Tengah dengan nilai akhir 262,95 dan medali perunggu menjadi milik Suharisman dari Kalimantan Barat dengan nilai 258,96. Sedangkan medali perak putri diraih Alfindita Anggriasa dari Jawa Tengah dengan nilai 242,36 dan Fitriana Puspa Hidasari dari Kalimantan Barat dengan nilai 227,77.
Sementara atlet putri tuan rumah Riau Bela Nanda dan Alfiah Bryan Chandra hanya mampu meraih peringkat empat dan lima dengan nilai 227,73 dan 221,35. Sedangkan atlet putra Riau Agung Prayitno dan Subandi masing-masing meraih peringkat sembilan dan enam belas dengan nilai 231,61 dan 190,55.(ntl)