
RENGAT, GORIAU.COM - Segenap Insan Pers liputan Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) akhirnya membentuk sebuah wadah yang sifatnya sosial, baik antar sesama wartawan maupun sosial masyarakat. Organisasi ini diharapkan dapat mempererat hubungan silaturahmi antar insan pers yang ada di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.
Hasil kesepakatan bersama, wadah yang dibentuk itu diberi nama Solidaritas Wartawan Inhu (SOWAI). Wadah ini terbentuk pada saat segenap wartawan Inhu melansungkan silaturahmi dan rapat akbar dengan slogan ''Wartawan Bersatu, Pers Inhu Maju'', bertempat di Hotel Five Boys Pematang Reba, Sabtu (10/11/2012).
Dan Kasmedi, S.Ag yang juga mantan Sekretaris PWI Cabang Inhu terpilih secara aklamasi sebagai koordinator SOWAI, Ruslan Asad dari GWI terpilih menjadi Sekretaris, sedangkan Argus Yandra dari AJI terpilih sebagai Bendahara dalam organisasi tersebut.
Organisasi sosial ini dibentuk berdasarkan kebersamaan yang juga bersempena dengan hari Pahlawan, 10 November. Diharapkan, organisasi ini bisa mengayomi insan pers yang ada di Inhu kearah yang lebih baik, sehingga sesuai amanat UU Pers adalah pilar ke lima dalam peran pembangunan Indonesia secara umum Daerah khususnya bisa tercapai.
''Wadah ini ibarat rumah segenap para kuli tinta yang ada di Inhu ini,'' ujar Kasmedi didampingi pengurus lainnya setelah terpilih sebagai koordinator SOWAI, Sabtu (10/11) di Pematang Reba.
Kasmedi menyampaikan, organisasi yang baru terbentuk ini bukan organisasi profesi, melainkan merupakan wadah yang anggotanya adalah wartawan yang bersifat sosial, kemasyarakatan dan edukasi. Kepengurusan SOWAI terdiri dari para wartawan yang berasal dari organisasi profesi seperti, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalistik Independen (AJI) dan Gabungan Wartawan Indonesia (GWI),'' ujar Kasmedi.
Sebagai koordinator, Kasmedi berharap, seluruh anggota SOWAI dapat saling bahu membahu dalam menjalankan dan membesarkan wadah yang telah dibentuk secara bersama ini. ''Walau telah ada organisasi profesi namun sebagai wadah sosial, SOWAI juga dapat memberikan bantuan yang dibutuhkan wartawan bila menghadapi masalah dalam menjalankan tugas jurnalistik. Terutama bagi wartawan yang tidak tergabung dalam organisasi profesi yang ada,'' tegasnya.
Hal ini guna mengantisifasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti terjadinga penindasan atau kekerasan terhadap wartawan yang sedang melaksanakan tugas, namun bukan persoalan pribadi wartawan tersebut, terlepas juga ada bantuan dari perusahaan pers masing-masing wartawan itu sendiri.
Disamping itu, SOWAI juga bersifat netral dan mengedepankan independensi serta tidak untuk kepentingan politik, apalagi dukung mendukung baik perorangan maupun golongan. SOWAI ini juga bukan wadah untuk intervensi maupun untuk mengintervensi dalam bentuk apapun, tandasnya.
Selain itu kata Kasmedi, setiap kebijakan yang diambil atau keputusan harus berdasarkan kesepakatan anggota, apapun bentuknya. Hal ini bertujuan agar transparansi ditubuh wadah yang baru saja kita bangun ini bisa tercapai sebagai mana yang kita harapkan bersama. Jika semua itu bisa kita jalankan dan kita patuhi, maka sya yakin wadah ini akan bisa maju seperti yang kita inginkan.
''Seperti pepatah mengatakan, bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Bukan bercerai kawin lagi,'' pungkas Kasmedi sambil seloroh di hadapan 33 orang peserta rapat tersebut.
Rapat pembentukan SOWAI ini diikuti oleh 33 orang wartawan yang bertugas di Inhu dan dipimpin oleh Rahmadi, SPd didampingi wartawan senior Inhu Zulkifli AP, Hatta Munir dan Wiston Pandiangan selaku Ketua GWI Inhu. Tampak hadir dalam acara itu Ketua KNPI Inhu Supandi, SSos yang sengaja hadir untuk memberikan dukungan terhadap insan pers Inhu serta memberi dukungan dengan terbentuknya SOWAI. (wsr)