
PEKANBARU – Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Zulkardi, menyerap langsung keluhan masyarakat mengenai lonjakan harga bahan pokok. Keluhan ini mengemuka saat agenda reses masa sidang kedua tahun 2025/2026 di Kelurahan Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai Barat, awal April 2026.
Kenaikan harga sembako dinilai semakin membebani masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah serta pedagang kecil. Selain bahan pokok utama, warga setempat juga menyoroti lonjakan tajam pada harga barang pendukung seperti plastik.
"Ini harus ditelusuri, apakah kenaikan ini murni karena distribusi atau ada oknum yang mengambil kesempatan menaikkan harga sembako di pasar," keluh salah seorang warga, Jumat (10/4/2026).
Merespons keresahan tersebut, Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Zulkardi, berkomitmen untuk segera menindaklanjuti aspirasi warga. Pihaknya akan berkoordinasi secara intensif bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru guna mencari akar masalah kelonjakan harga.
"Saya tidak ingin hanya mendengar, tapi memastikan persoalan ini ditangani. Dalam waktu dekat, kita akan sampaikan dan dorong Disperindag untuk turun langsung ke pasar, mengecek distribusi, stok, hingga potensi adanya permainan harga," tegasnya.
Zulkardi turut mendorong pemerintah daerah segera melakukan langkah konkret berupa operasi pasar, pengawasan alur distribusi yang ketat, serta transparansi harga di pasaran. Langkah ini dinilai krusial demi menjaga stabilitas ekonomi sekaligus melindungi daya beli masyarakat.
Warga menaruh harapan besar agar lembaga legislatif bersama instansi terkait dapat secepatnya mengambil tindakan tegas sehingga harga kebutuhan pokok kembali stabil dan terkendali. ***