PEKANBARU - Anggota DPRD Riau Dapil Rokan Hilir, Husaimi Hamidi meminta Gubernur Riau, Syamsuar untuk bisa menjadikan jalan Rokan Hilir - Rokan Hulu via Ulak Kemahang sebagai jalan provinsi, supaya APBD bisa membangun jalannya.

Disampaikan Politisi PPP ini, dia sudah meninjau langsung akses jalan yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat tersebut, dimana para kepala desa, camat dan perusahaan setempat lah yang membuka akses jalan, tidak ada satu sen pun uang dari pemerintah.

"Ini murni swadaya masyarakat, kalau saya jadi Kepala Dinas (Kadis), saya merasa malu, masyarakat membuka akses jalan sendiri, 25 meter badan jalannya. Gubernur harus naikkan statusnya jadi jalan provinsi, supaya bisa kita anggarkan pembangunannya," ujar Ketua Fraksi Gabungan DPRD Riau ini, Rabu (30/6/2021).

Jika jalan ini sudah selesai, lanjut Husaimi, waktu perjalanan masyarakat akan terpotong menjadi 3 jam saja, yang semula 6 jam. Dampaknya akan meningkatkan perekonomian, sebab selama ini buah sawit yang dijual harus dipotong Rp 700 per/kg untuk biaya transportasi.

"Makanya saya bilang, ini kalau dibuka akan sangat luar biasa, masyarakat akan sangat terbantu. Sekarang ini mereka (petani) bongkar muat ke Pujud sampai dua kali pakai speedboat, makanya sawitnya dijual murah," tuturnya.

Untuk bagian Rohul, kata Husaimi, pemerintah setempat sudah menyelesaikannya, namun akses dari Rohil sepanjang 21 Km belum dibangun oleh pemerintah. Hanya bisa dilewati oleh sepeda motor saja.

"Saya sudah minta surat dari bupati untuk dibawa ke gubernur, kita sangat berharap ini bisa dibangun provinsi. Dulu, Annas Maamun bisa membuka akses jalan, orang bermimpi bisa bawa mobil ke rumahnya, sekarang mereka bisa keluar masuk kampung. Ini harus bisa menjadi kenangan manis pak Syamsuar," tutupnya. ***