DUMAI, GORIAU.COM - Ratusan warga kelurahan ratu sima yang terdiri dari RT 09 dan RT 19 menyampaikan aspirasi dengan cara berbeda. sejumlah masyarakat justru memasang baleho diperempatan jalan dimana bertuliskan "Walikota Dungu tangani Banjir.

Hal tersebut dipicu oleh kekesalan warga yang menghadapi banjir besar selama tiga hari berturut-turut sejak hujan yang mengguyur pada Minggu lalu.

"Ini bentuk protes kita terhadap kinerja pemerintah yang sangat bodoh untuk menangani banjir di Kota Dumai," ujar salah seorang warga kepada GoRiau.com ditemui dilokasi unjuk rasa jalan Ombak Kelurahan Ratu Sima Selasa (10/12/2013).

Kesal dan merasa geram selama tiga hari rumah mereka digenangi banjir. Bahkan anak istri mereka harus berkehidupan dengan genangan air setiak kali hujan turun.

"Ini sudah yang kesekian kalinya kami merasakan genangan air. Walikota seolah tak mendengarkan jeritan masyarakat," sebut warga berorasi.

Tidak hanya menyebutkan walikota Dungu, warga juga menuding kepala daerah Kota Dumai tak peduli terhadap jeritan rakyat Kota Dumai yang selama ini selalu merasakan banjir.

Pantauan dilokasi, selain melakukan aksi pemblokiran jalan warga juga terlihat memasang spanduk yang bertuliskan caci maki terhadap walikota Dumai.(egy)