
DUMAI - Dugaan intimidasi yang dilakukan oknum Aparatur Sipil Negara Pemko Dumai, yaitu Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Kabid PPA) Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Anak dan Perempuan Kota Dumai Irfan Wahyudi terhadap Vivi Mulfita Sari dari spiritriau.com, disayangkan oleh Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo.
Hal itu terjadi saat peliputan Peluncurkan Kartu Identitas Anak (KIA) di Malaka Room, Hotel Comfort, Senin (7/11/2016). Dalam pemberitaan GoRiau.com sebelumnya, Irfan sudah meminta maaf atas kejadian tersebut.
Baca Juga: Oknum ASN Diduga Intimidasi dan Usir Jurnalis di Dumai saat Lakukan Peliputan
"Kenapa sampai itu terjadi. Media massa itu mitra pemerintah. Jadi KIA memang harus dipublikasikan," ujar Eko. Program KIA ini harus diketahui oleh masyarakat, untuk itu peluncurannya pun perlu dipublikasikan.
Sementara itu Plt Kepala Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Dumai, Kadarisan Arif menyayangkan sikap bawahannya itu. Bawahannya itu berkilah hal itu hanya kesalahan komunikasi dan dirinya berencana mempertanyakannya langsung maksud dari sikap tersebut.
"Kegiatan ini terbuka untuk umum. Saya akan pertanyakan padanya (Irfan) hal ini. Padahal program KIA ini harus dipublikasikan ke media," jelasnya.*** #DUMAI