PANGKALANKERINCI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-Damkar) Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau terus memantau kondisi debit air Sungai Kampar. Menyusul semakin tingginya tingkat curah hujan di Riau.

Diungkapkan Kepala BPBD-Damkar Pelalawan, Hadi Penandio kepada GoRiau.com (GoNews Group), Senin (7/11/2016), pihaknya terus melakukan pemantauan kondisi debit air Sungai Kampar.

"Sekarang, belum terjadi kenaikan debit air di Sungai Kampar. Prediksi kita pertengahan November ini air mulai naik," katanya.

Pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kata Hadi Penandio, datangnya musim penghujan biasanya selalu akan diiringi dengan banjir. Sehingga perlu kewaspadaan sejak dini.

"Sekarang kita terus melakukan pemantauan setiap harinya, sebagai bentuk antisipasi terhadap bahaya banjir," ujarnya.

Baca Juga: Pelalawan Siaga Banjir, Secara Keseluruhan Kondisi Air Masih Normal

Hadi Penandio menegaskan, banjir biasanya melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pelalawan, terutama di sepanjang aliran Sungai Kampar dan beberapa wilayah langganan banjir lainnya.

"Jika sejak dari awal bisa diketahui, tentunya bahaya banjir bisa diantisipasi sebelum benar-benar terjadi," jelasnya.

Baca Juga: BPBD Waspadai Titik Rawan Banjir di Pelalawan

Hadi Penandio menegaskan, karena itu pihaknya harus mengantisipasinya jauh-jauh hari, berkoordinasi dengan BPBD Kampar dan PLTA Koto Panjang.

"Begitu di daerah Buluh Cina atau PLTA terjadi peningkatan debit air, maka kita sudah siap-siap. Kondisi hari ini masih aman," pungkasnya.*** #PELALAWAN