
SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Kendati Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Siak terbesar ke-2 di Riau setelah Kabupaten Bengkalis, ternyata tidak menjamin masyarakatnya sejahtera.
Buktinya, 86 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Kolam Hijau, Kampung Buantan Besar, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, harus menempuh jalan rusak sepanjang 5 kilometer sejak 4 tahun terakhir. Itupun merupakan jalan swadaya yang dibangun masyarakat. Bahkan, akibat sangat parahnya akses jalan ke Dusun mereka, puluhan anak terpaksa putus sekolah.
Ketua RT 04 RW 02 Dusun Kolam Hijau, Usman mengatakan, rusaknya akses jalan menghambat anak-anak usia sekolah untuk menuntut ilmu.
"Gara-gara jalan rusak ini, ada sekitar 30 anak tak bisa melanjutkan sekolahnya. Mereka sudah coba sekolah berjalan kaki setiap hari sejauh 16 kilo pulang-pergi, tapi hanya setahun saja mereka sanggup. Kalau jalan bagus, tentu kondisinya tak seperti ini," kata Usman, Selasa (26/5/2015).
Sejak dibangun tahun 2011, lanjut Usman, jalan swadaya ke Dusun Kolom Hijau belum disentuh pemerintah daerah. Kondisi jalan yang seadanya mengakibatkan Dusun itu sulit dijangkau.
"Jangankan pakai mobil, naik motor saja sangat sulit. Jalan ke Dusun kami rusak parah, untuk beraktifitas warga hanya bisa berjalan kaki," jelas Usman.
Kepala Dinas Bina Marga Pengairan Kabupaten Siak Irving Kahar melalui Kabid Bina Marga Ardi Irfandi membantah kalau pemerintah daerah tidak peduli dengan kondisi jalan itu. Masalahnya, lahan yang masuk areal jalan dalam kondisi bersengketa, sehingga status quo.
"Bukan kita tak mau bangun, tapi lahan itu sekarang bersengketa. Statusnya tak jelas. Apakah lahan perusahaan atau milik masyarakat, kalau kita paksakan perbaiki, nanti bermasalah pula. Kemudian, warga yang tinggal di Dusun itu juga tak jelas, apakah warga Siak atau Mandau," kata Ardi.
Camat Siak Wan Syaiful Efendi menegaskan, warga di Dusun Kolom Hijau secar administrasi masuk Kecamatan Sungai Mandau, bukan Kecamatan Siak."Kalau itu bukan warga kita, tapi masuk Kecamatan Mandau," kata Camat.(nal)