
PEKANBARU, GORIAU.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau yang sudah dianggarkan Rp245 miliar dari APBD Riau untuk penyelenggaraan Pemilihan Gubernur Riau 2013 dinilai gagal melaksanakan tugas, mulai dari banyaknya gugatan, kini masalah pun muncul dari mlnimnya sosialisasi yang mengakibatkan Pilgubri 2013 tidak terlalu dihiraukan masyarakat. Meski begitu, KPU berjanji akan meningkatkan sosialisasi khususnya lewat Short Message Service (SMS).
''Kita bekerjasama dengan operator seluler, nanti kita akan sms semua pengguna seluler agar jangan lupa datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada tanggal 3 September 2013,'' ujar Ketua KPU Riau, Edy Sabli, Rabu (28/8/2013).
Ia mengatakan sms itu untuk mengingatkanya masyarakat yang punya hak pilih pada Pilgubri untuk datang ke TPS. Hal itu akan dilakukan KPU disaat mendekati hari pemungutan suara tanggal 4 September ini.
''Sebagai upaya mengingatkan pencoblosan itu. KPU bekerjasama dengan operator seluler. Kerjasama itu dalam bentuk pengiriman SMS ke setiap handphone warga. Adanya SMS, setidaknya dapat mengumumkan bahwa Pilgubri akan berlangsung tanggal 4 September 2013,'' katanya.
Edy Sabli ditanyakan apa tidak ada pemasanganya spanduk himbauan dari KPU terhadap penyelenggara Pilgubri 2013 ? Ia mengatakan, sudah dipasang pada sejumlah titik. Namun karena keterbatasan anggaran maka pemasangan spanduk himbauan tidak maksimal. (rdi)