
ROKAN HILIR – Ketegangan akibat kemacetan lalu lintas berujung pada aksi pengancaman menggunakan senjata tiruan jenis air soft gun. Insiden yang sempat terekam kamera dan memicu perbincangan di media sosial ini melibatkan seorang pria berinisial ADK.
Peristiwa bermula saat terjadi antrean kendaraan akibat penerapan sistem buka tutup jalan di Jalan Rantau Bais, Kepenghuluan Bukit Timah, Kecamatan Tanah Putih, Minggu (7/6/2026).
ADK yang saat itu sedang dalam perjalanan menuju Sungai Rokan terlibat adu mulut dengan pengendara lain berinisial M akibat kondisi lalu lintas tersebut. Tersulut emosi sesaat, ADK kemudian diduga mengeluarkan air soft gun jenis Glock 22dan mengarahkannya kepada M.
Menyikapi beredarnya video kejadian yang sempat menjadi sorotan publik, Unit Reaksi Cepat RAGA Satreskrim Polres Rokan Hilir langsung bergerak melakukan pelacakan. Melalui analisis digital menggunakan perangkat pelacakan kepolisian serta pendalaman informasi di lapangan, identitas terduga pelaku berhasil diidentifikasi secara cepat.
"Kami melakukan pendekatan persuasif setelah mengetahui keberadaan pelaku di Kecamatan Mandau," urai Kasat Reskrim Polres Rokan Hilir, Kris Tofel, Senin (8/6/2026).
Penjemputan terduga pelaku dilakukan dengan berkolaborasi bersama Unit Reaksi Cepat RAGA Satreskrim Polres Bengkalis. Saat ditemui petugas, ADK bersikap kooperatif dan mengakui perbuatannya sebagaimana yang terlihat dalam rekaman amatir tersebut.
Selain mengamankan ADK, petugas turut menyita barang bukti berupa satu pucuk air soft gun jenis Glock 22beserta pakaian yang dikenakan pelaku saat kejadian. Saat ini terduga pelaku telah dibawa ke Mapolres Rokan Hilir untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut, sementara penyidik terus mengumpulkan keterangan tambahan dari korban dan sejumlah saksi mata di lokasi kejadian. ***