
KUALA LUMPUR - Kepolisian Johor Bahru, Malaysia, bertindak cepat setelah video penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART) asal Indonesia viral di media sosial. Sebanyak empat orang yang diduga majikan kini telah diamankan pihak kepolisian.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, terlihat empat orang yang terdiri atas dua wanita dan dua pria melakukan interogasi sebelum akhirnya memukuli seorang wanita WNI secara bergantian.
Kepolisian Johor dalam konferensi pers, Minggu (14/6/2026), mengungkapkan bahwa para pelaku yang ditangkap merupakan pasangan suami istri. Meski peristiwa pemukulan tersebut terjadi pada Juli 2025, video bukti kekerasan baru tersebar luas belakangan ini.
Pihak kepolisian saat ini masih mendalami motif di balik aksi kekerasan tersebut. Selain kasus yang terekam dalam video, polisi juga tengah menelusuri dugaan adanya korban lain.
"Masih menyelidiki motif pemukulan itu, serta menyampaikan adanya dugaan kekerasan serupa yang kemungkinan dialami dua asisten rumah tangga lain, yang juga berasal dari Indonesia," jelas pihak Kepolisian Johor.
Saat ini, korban yang berada dalam video viral telah diamankan di kediaman rekannya. KJRI Johor Bahru juga terus memantau perkembangan kasus ini dan telah melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian setempat untuk proses hukum lebih lanjut. ***