
PEKANBARU – Aspirasi masyarakat Rumbai yang disampaikan anggota DPRD Kota Pekanbaru, Zulkardi, terkait minimnya penerangan jalan mulai mendapat tindak lanjut dari Pemerintah Kota Pekanbaru. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru memastikan pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah ruas jalan kawasan Rumbai telah dianggarkan dan akan mulai direalisasikan pada tahun 2026.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, mengatakan sejumlah ruas jalan yang sebelumnya diusulkan untuk dipasang PJU kini masuk dalam prioritas pemerintah kota.
"Insya Allah secepatnya. Tahun ini sudah kita anggarkan, tinggal persiapan administrasi saja. Tahun ini mulai kita pasang," kata Masykur kepada GoRiau.com, Kamis (18/6/2026).
Ia menyebutkan ruas jalan yang akan dipasang lampu penerangan meliputi Jalan Jenderal Sudirman Ujung, Jalan Sembilang, hingga kawasan Simpang Bingung yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat karena minim pencahayaan pada malam hari.
"Mulai dari Sudirman Ujung, Sembilang, kemudian sampai ke Simpang Bingung akan kita pasang lampu jalan. Insya Allah tahun ini," ujarnya.
Sebelumnya, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Pekanbaru melalui anggotanya, Zulkardi, secara resmi menyurati Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru agar segera memasang lampu penerangan jalan umum beserta tiangnya di sejumlah ruas jalan kawasan Rumbai.
Permintaan tersebut dituangkan dalam surat bernomor B.100.1/DPRD-F.PDIP/058/2026 tertanggal 4 Juni 2026 yang dikirimkan kepada Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru.
Menurut Zulkardi, usulan itu merupakan tindak lanjut dari berbagai keluhan masyarakat yang disampaikan saat kegiatan reses dan kunjungan lapangan di wilayah Rumbai.
Ia mengatakan sejumlah ruas jalan seperti Jalan Sudirman Ujung, Jalan Sembilang, Jalan Paus, Jalan Yos Sudarso hingga kawasan Simpang Bingung masih minim penerangan sehingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas dan tindak kriminalitas.
"Jalan Sudirman Ujung, Jalan Sembilang, dan Jalan Paus itu kalau malam hari gelap. Masyarakat menyampaikan sering terjadi kecelakaan dan ada kekhawatiran terhadap tindak kriminal," kata Zulkardi.
Menurut dia, persoalan yang dihadapi masyarakat bukan hanya lampu jalan yang belum tersedia, tetapi juga masih banyak titik yang belum memiliki tiang penerangan.
Karena itu, ia mendorong pemerintah kota segera merealisasikan pemasangan PJU mengingat ruas-ruas jalan tersebut merupakan akses utama yang digunakan masyarakat setiap hari.
Sementara itu, Masykur mengatakan keluhan terkait penerangan jalan menjadi salah satu laporan yang paling sering diterima melalui layanan darurat 112 Kota Pekanbaru.
Menurut dia, setiap laporan yang masuk melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) selalu menjadi perhatian dan langsung ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan.
"Apapun pengaduan yang kami terima dari masyarakat melalui layanan 112, saya tekankan kepada anggota di bawah agar pengaduan hari ini diselesaikan hari ini. Karena namanya Tim Reaksi Cepat, maka harus cepat bereaksi dan cepat menyelesaikan persoalan," kata Masykur.
Dengan rencana pemasangan PJU tersebut, kawasan Rumbai yang selama ini identik dengan ruas jalan gelap pada malam hari diharapkan menjadi lebih terang, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Selain meningkatkan keselamatan pengguna jalan, penambahan penerangan juga diharapkan dapat menekan potensi tindak kriminalitas di sejumlah titik yang selama ini minim pencahayaan. ***