PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Krisis keuangan mulai melanda perusahaan listrik yang dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PD Tuah Sekata. Tunggakan pelanggan yang mencapai Rp 2 miliar membuat BUMD Tuah Sekata kewalahan dalam menagih utang pelangganya.
"Kita sudah melakukan 3 kali razia ke rumah-rumah pelanggan, dan akan kita upayakan razia lagi,"ungkap Ucok salah seorang pegawai BUMD Tuah Sekata, saat menjelaskan persoalan yang tengah dihadapi oleh BUMD kepada Bupati Pelalawan HM Harris, Senin (10/2/2014).
Ucok mengatakan, untuk menekan lonjakan tunggakan pelanggan listrik, BUMD akan menerapkan ketegasan yang luar biasa.
"Pelanggan listrik yang menunggak rekening hingga melampaui tiga bulan, maka BUMD tidak segan-segan akan melakukan pemutusan sambungan aliran listrik secara sepihak,"tegasnya.
Terkait persoalan yang membelit BUMD Tuah Sekata, Bupati Harris meminta kepada BUMD Tuah Sekata untuk segera melakukan razia kerumah rumah pelanggan.
"Selain dilakukan razia, secara bertahap gantikan meteran listrik dengan meteran pulsa, agar tidak ada lagi persoalan tunggakan pembayaran oleh pelanggan,"jelas Bupati Harris.(rkn)