
PEKANBARU - Jalur Lintas Timur Kilometer 123+700, tepatnya di Desa Pesaguan, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan, Riau memakan korban. Bapak dan anak tewas setelah menabrak Fuso yang berhenti di bahu jalan, Senin (5/12/2016), siang tadi.
Nyawa sang ayah bernama Edi Irvan (34) dan anak lelakinya Aditya (2) tak bisa tertolong, setelah mengalami luka parah di kepala. Korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju Puskesmas Pangkalan Lesung.
Sedangkan anak perempuan Edi bernama Tiara (19), mengalami luka dan lecet di beberapa anggota tubuh, dan dibawa Rumah Sakit Efarina, Pangkalan Kerinci. Ketiganya mengalami kecelakaan nahas, usai menabrak Fuso dari belakang.
Kapolres Pelalawan, AKBP Ari Wibowo yang dihubungi GoRiau.com (GoNews Group), Senin petang, membenarkan kecelakaan maut tersebut. Dijelaskannya, ketiga korban tersebut merupakan satu keluarga (anak-beranak), warga Desa Dusun Tua, Pangkalan Lesung.
Ketika itu, sang ayah Edi tengah mengendarai sepeda motor Kanzen, memboncengi dua anaknya (Aditya dan Tiara). Diduga karena kurang hati-hati, motor mereka menyeruduk bagian kanan Fuso yang berhenti di kiri bahu jalan, hingga masuk ke kolong belakang mobil berat itu.
"Kita duga penyebabnya karena kurang hati-hati dari pengendara sepeda motor. Saat itu posisi truk di sebelah kiri jalan, dengan posisi kendaran tersebut roda sebelah kanan berada di aspal dan memberikan tanda lampu hazard," jelasnya.
Akibatnya, dua orang mengalami luka berat di kepala (Edi dan anaknya Aditya). Sedangkan sepeda motor tersebut ringsek di bagian batok dan bodi belakang. ***