
SIAK – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Siak mulai melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden kecelakaan kerja yang merenggut nyawa di area operasional PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) Perawang, Kecamatan Tualang. Polisi kini fokus mencari bukti adanya pelanggaran prosedur operasional standar dalam tragedi tersebut.
Peristiwa nahas itu terjadi di area Drag Chain F MB 24, Sabtu (4/4/2026), sekitar pukul 05.20 WIB. Korban berinisial WH, pemuda berusia 22 tahun, dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian saat tengah menjalankan tugasnya.
Kasat Reskrim Polres Siak, AKP DR Raja Kosmos P, SH MH, memimpin langsung jalannya olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan setiap detail teknis terdata secara akurat. Penyelidikan ini juga mendapatkan asistensi penuh dari Unit Reskrim Polsek setempat guna mempercepat pengungkapan fakta.
"Kami telah melakukan serangkaian tindakan awal, dimulai dari olah TKP yang komprehensif. Selanjutnya, tim penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang berada di lokasi saat kejadian, petugas K3 perusahaan, serta melibatkan saksi ahli di bidang keselamatan kerja," jelas Raja Kosmos, Selasa (7/4/2026).
Penyelidikan tidak hanya berhenti pada pemeriksaan fisik di lapangan. Polres Siak bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keamanan di lingkungan pabrik tersebut. Hal ini dilakukan untuk melihat sejauh mana perusahaan menerapkan proteksi bagi para pekerjanya.
Raja Kosmos menekankan bahwa fokus utama penyidik saat ini adalah menemukan apakah ada unsur kelalaian atau pelanggaran Standard Operating Procedure (SOP) yang memicu kematian korban. Di sisi lain, ia juga memberikan atensi khusus terhadap pemenuhan hak-hak normatif bagi almarhum WH yang harus diselesaikan oleh pihak perusahaan.
"Kami turut berempati dan merasakan duka yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Kami akan mengawal agar hak-hak yang melekat pada korban dapat dipenuhi secara keseluruhan oleh pihak perusahaan," tegasnya.
Hingga saat ini, proses pengumpulan bukti dan keterangan saksi masih bergulir. Pihak kepolisian berkomitmen menuntaskan kasus ini secara transparan dengan melibatkan tenaga ahli guna memastikan keadilan bagi korban dan mencegah kecelakaan serupa terulang di masa depan. ***