PASIRPANGARAIAN, GORIAU.COM - Puluhan mahasiwa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Pasir Pengaraian (BEM FE UPP) Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (28/10/2014), menggelar aksi damai dengan berkeliling kampus. Mereka dengan tegas menolak keberadaan mahasiswa jenis ''kupu-kupu'' di UPP Rokan Hulu.

Kegiatan itu digelar untuk menumbuhkan semangat mahasiswa yang notabene pemuda harapan dan generasi bangsa dalam memperingati hari sumpah pemuda yang ke 86 tahun tahun 2014.

Aksi dimulai pukul 09.00 Wib di halaman Rektorat UPP Rokan Hulu, kemudian massa melakukan aksi keliling kampus dengan menyuarakan semangat dan kemajuan pemuda, aksi tersebut berlangsung selama 2 jam dan berkahir pukul 11.00 wib.

Usai aksi, Koodinator  Lapangan (Korlap) Aksi Wicky Yuliandra yang juga anggota Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Kabupaten Rokan Hulu, mengatakan dalam momentum hari sumpah pemuda mengajak kepada seluruh mahasiswa UPP Rokan Hulu untuk merapatkan barisan menjadi armada paling terdepan supaya berkontribusi secara nyata dan memberikan pengaruh besar terhadap bangsa.

''Mahasiswa harus aktif, berjuang, setidaknya bisa berkreasi secara nasional maupun daerah di Negeri Seribu Suluk," ujar Wicky.

Masih di tempat yang sama, Gubernur Mahasiswa Fekon UPP Rokan Hulu, Afrizal mengatakan mahasiswa atau pemuda harus bangkit dari keterpurukan moral dan mental, mengingat  jasa-jasa pemuda terdahulu dalam memerdekakan dan memperjuangkan negara ini.

''Janganlah jadi mahasiswa ''Kuliah, Pulang, Kuliah, Pulang'', atau lebih dikenal dengan mahasiswa "kupu-kupu", tapi harus mampu berkarya serta mengemban dan menyuarakan amanah masyarakat, khususnya di Kabupaten Rokan Hulu, mari kita bersatu dan melihat sisi-sisi ketidakadilan di daerah kita dan itu wajib kita perjuangkan," ajak Afrizal. (ram)