PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau bersama Komando Daerah Angkatan Laut I sepakat memperkuat pengawasan wilayah perairan untuk mencegah masuknya narkoba melalui jalur laut dan kawasan pelabuhan. Komitmen pengamanan lintas instansi ini dibahas dalam pertemuan resmi di Ruang Kerja Wakil Gubernur Provinsi Riau, Kamis (21/5/2026).

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto menyebutkan letak geografis wilayahnya yang berbatasan langsung dengan negara tetangga memicu tingginya kerawanan aktivitas ilegal. Keterlibatan aparat keamanan menjadi hal yang sangat mendesak.

"Pengawasan wilayah laut menjadi perhatian bersama karena jalur perairan di Provinsi Riau memiliki aktivitas yang cukup tinggi dan rawan dimanfaatkan untuk kegiatan ilegal, termasuk peredaran narkoba," tegasnya.

Komandan Komando Daerah Angkatan Laut I, Deny Septiana merespons positif kesiapan pemerintah daerah dalam menjaga garis pantai. Dukungan ini mempermudah langkah taktis aparat menjaga stabilitas wilayah tapal batas secara konsisten.

"Pemerintah Provinsi Riau menunjukkan komitmen yang baik dalam mendukung upaya pengamanan wilayah laut, termasuk dalam memperkuat koordinasi lintas instansi," urainya.

Jajaran angkatan laut merencanakan peningkatan intensitas patroli di sejumlah titik strategis pesisir Riau. Deny berharap sinergi ini membuahkan hasil maksimal dalam memutus rantai kejahatan transnasional. Audiensi tersebut turut dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah, Asisten I Setdaprov Riau, serta Asisten III Setdaprov Riau.

"Dengan dukungan semua pihak, pengawasan wilayah laut di Provinsi Riau diharapkan semakin optimal dalam menjaga keamanan dan stabilitas daerah," paparnya. ***