
TELUKKUANTAN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahun 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau difokuskan pada pembukaan akses jalan sepanjang 4 kilometer di Kecamatan Kuantan Hilir Seberang (KHS). Program ini merupakan sinergi antara Kodim 0302 Inhu/Kuansing dengan Pemerintah Kabupaten Kuansing untuk mempercepat pembangunan di wilayah pelosok.
Dandim 0302 Inhu/Kuansing Letkol Arh Bangun Bara Kurniawan Prabowo, menyatakan bahwa TMMD bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat. Untuk memastikan manfaatnya diketahui khalayak luas, pihaknya menggandeng awak media dan pegiat media sosial.
"Kami ingin informasi mengenai progres pembangunan jalan ini tersampaikan secara akurat. Media memiliki peran vital dalam mempublikasikan bagaimana TNI hadir di tengah masyarakat untuk membangun desa," ujar Letkol Bangun Bara usai Rakornas TMMD di Stadion Sport Centre Kuansing, Kamis (29/1/2026).
Target utama TMMD kali ini adalah Desa Rawang Oguang. Kepala Dinas PUPR Kuansing, Ade Fahrer Arif, menjelaskan bahwa proyek fisik tahun ini akan sangat berdampak pada mobilitas warga.
"Kegiatan akan difokuskan pada pembangunan jalan desa dan jalan kabupaten dengan total panjang 4 KM. Ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan aksesibilitas ekonomi warga di Kuantan Hilir Seberang," jelas Ade.
Sementara itu, Bupati Kuansing Suhardiman Amby menegaskan dukungan penuhnya terhadap program ini. Menurutnya, kolaborasi melalui TMMD memungkinkan percepatan pembangunan yang sulit dicapai jika hanya mengandalkan skema reguler.
"Ini adalah program nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat desa. Pemkab Kuansing siap mendukung penuh, baik dari sisi anggaran maupun koordinasi teknis di lapangan," tegas Bupati.
Acara koordinasi tersebut juga dihadiri oleh Anggota DPRD Kuansing Syafril, yang memberikan apresiasi atas pemilihan lokasi pembangunan yang dinilai tepat sasaran bagi masyarakat desa.***