
SELATPANJANG - Wakil Bupati Kepulauan Meranti sekaligus Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG), Muzamil Baharudin meninjau langsung sejumlah Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Selasa (11/8/2026). Inspeksi ini dilakukan bersama Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kepulauan Meranti, Suryani, MHan guna memastikan kelancaran distribusi program nasional tersebut berjalan sesuai aturan pusat.
Dalam kunjungan tersebut, Muzamil menyatakan pemantauan lapangan merupakan langkah responsif untuk mengevaluasi operasional dapur yang sedang memproduksi makanan bergizi gratis bagi masyarakat.
"Saya bersama Satgas dan Bu Korwil hari ini mengunjungi beberapa dapur yang sedang melaksanakan kegiatan pemberian makan bergizi gratis. Ada beberapa hal yang kita perhatikan yang harus ditingkatkan," terangnya.
Pihaknya memberikan dua catatan krusial yang wajib segera diperbaiki oleh para pelaksana program di lapangan, yaitu:
Ancaman Penutupan Dapur SPPG
Meski secara umum operasional berjalan lancar, Muzamil menegaskan evaluasi ini penting agar program pemenuhan gizi untuk anak sekolah, ibu hamil, dan menyusui dapat tepat sasaran tanpa memunculkan persoalan baru.
"Kami, terutama Satgas dan Korwil, tentu berupaya terus supaya program Pak Presiden ini bisa berjalan dengan baik, tidak ada persoalan, dan pemenuhan gizi terhadap masyarakat kita dapat terpenuhi," tegasnya.
Muzamil juga mengingatkan seluruh mitra pengelola agar tidak mengabaikan aturan baku. Selaras dengan instruksi Kepala BGN pusat, Sudariono, pemerintah daerah tidak akan ragu menghentikan operasional hingga menutup dapur SPPG jika terbukti melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP) atau mengabaikan standar kesehatan.
Sinergi Tindak Lanjuti Laporan Warga
Pada kesempatan yang sama, Korwil BGN MBG Kepulauan Meranti, Suryani mengapresiasi gerak cepat jajaran pemerintah daerah dalam merespons aduan masyarakat terkait operasional dapur SPPG.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua Satgas dan tim Satgas Kepulauan Meranti atas kunjungannya untuk menindaklanjuti pengaduan di beberapa dapur SPPG," paparnya.
Pihaknya memastikan akan terus melakukan pengawasan ketat pasca-peninjauan ini. Pengelola dapur yang kedapatan tidak mematuhi ketentuan diminta segera merenovasi dan memperbaiki fasilitas sesuai dengan catatan evaluasi dari tim Satgas maupun pemerintah. ***