
DURI - Sesuai dengan temanya 'Timang-timang Mandau', agenda Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Bengkalis yang berlangsung di halaman gedung kantor LAMR Mandau mengingatkan kita semua pada masa kecil dahulu.
Dimana saat masa kecil kita tidak terlepas dengan permainan seperti layang-layang, engrang, patok lele, cakbur, congklak, jalan santai, lagu melayu, fashion show. Yang mana seluruh permainan itu dilombakan dan sudah berlangsung satu Minggu yang lalu.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Bengkalis, H Eduar MPSa mengatakan, Timang-timang Mandau 2016 ini adalah perdana dilaksanakan dan akan diagendakan menjadi acara tahunan Disbudparpora Bengkalis.
"Ini malam puncak dari Timang-timang Mandau 2016, akan ada beberapa penampilan kesenian dari beberapa suku yang ada di Kecamatan Mandau seperti suku Minang Kabau, Suku Batak, Suku Sakai dan Suku Melayu sendiri," kata Eduar kepada GoRiau.com.
Kegiatan Timang-timang Mandau ini diharapkan dapat melestarikan dan mempersatukan suku, adat dan budaya yang beragam di Kecamatan Mandau ini sebagai aset budaya Kabupaten Bengkalis.
Malam puncak Timang-timang Mandau ini dihadiri oleh Bupati Bengkalis Amril Mukmini, Ketua TP PKK Bengkalis Kasmarni, Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis dapil Mandau dan Pinggir, sejumlah Kepala SKPD Kabupaten Bengkalis, Camat se Kabupaten Bengkalis, Forkompinda di Kecamatan Mandau, Lurah dan Kades se Kecamatan Mandau. ***