TANJUNGPINANG - Tim SAR gabungan masih melakukan operasi pencarian terhadap seorang nelayan hilang bernama Ardi (45) di perairan Pulau Durai, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Slamet Riyadi di Tanjungpinang, Jumat (7/1/2022) menyampaikan kronologis kejadian hilangnya korban bermula ketika Ardi dan seorang rekannya Hanim (30) berangkat menggunakan kapal kayu/pompong dari Pulau Tebing menuju Pulau Bone untuk melaksanakan aktivitas nelayan dengan mencari udang pada 4 Januari 2022 sekitar pukul 17.00 WIB.

Namun sekitar pukul 22.00 WIB, terjadi cuaca buruk sehingga kapal yang digunakan keduanya terbalik dihantam ombak.

"Rekan korban Hanim berhasil selamat dengan berenang ke perairan dangkal, sementara korban Ardi diduga tenggelam tergulung ombak dan hingga saat ini belum ditemukan," kata Slamet.

Slamet menyampaikan informasi kejadian tersebut diterima pihaknya dari Kepala Desa Sanglar, Kecamatan Durai, tanggal 6 Januari 2022, sekitar pukul 08.45 WIB.

Setelahnya, unsur SAR gabungan meliputi personel SAR, TNI AL, Polri, Tagana Karimun, dan warga setempat langsung melakukan pencarian dengan menyisir seputar lokasi kejadian kecelakaan hingga ke tepian pantai.

"Pencarian dimulai sejak semalam dan masih berlanjut sampai hari ini," kata Slamet. ***