SELATPANJANG, GORIAU.COM - Untuk memastikan penyebab kematian Romlah (25) warga Jalan Pelabuhan Peranggas Desa Lemang Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Rabu (22/4/2015) sore Tim DVI Polda Riau melakukan otopsi. Otopsi itu berlangsung di kamar mayat RSUD Kepulauan Meranti Jalan Dorak Selatpanjang sekitar pukul 18.00 WIB.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi melalui Kasat Reskrim Akp Antoni L Gaol SH MH didampingi Kapolsek Rangsang Barat Iptu H Budi Pramana, ketika ditemui di lokasi mengatakan, otopsi ini dilakukan guna memastikan penyebab korban meninggal dunia.
"Saat persidangan terdakwa boleh berbohong. Untuk itu hasil otopsi ini sangat penting karena dari situlah diketahui apa penyebab kematin korban," kata Antoni.
Sementara itu, salah satu Tim DVI Polda Riau, Kompol Suprianto menargetkan otopsi akan selesai sekitar pukul 21.00 WIB. "Bisa cepat, dan bisa sampai 2 atau 3 jam. Tergantung tingkat kesulitan. Otopsi yang ini kita targetkan sudah tuntas pukul 21.00 WIB," ujar Kompol Suprianto saat berbincang-bincang di sela-sela otopsi itu.
Dapat disampaikan, salah seorang tersangka pembunuhan telah ditangkap, Rabu tanggal 22 April 2015. Menurut pengakuan tersangka, korban dibunuh lalu diperkosa. Untuk memastikan apakah pernyataan tersangka itu betul, maka dilakukanlah otopsi.
Seperti diberitakan sebelumnya, mayat Romlah ditemukan oleh salah seorang anak kecil saat bermain layang-layang sekitar pukul 15.30 WIB, Selasa (21/4/2015). Setelah dibongkar, mayat Romlah dibawa ke RSUD Meranti Selasa malam untuk divisum.
Romlah (janda) sendiri meninggalkan rumah pada Sabtu (18/4/2015) dan waktu itu pamit hendak melihat pembagian hadiah MTQ di Desa Lemang. Sejak itu pula, keluarga tidak pernah tahu Romlah berada dimana. Keluarga pun tidak khawatir karena Romlah dikabarnya juga kerapkali pulang 2 atau tiga hari karena terkadang korban ini nginap di rumah saudaranya di Melai.
Namun, keluarga Romlah kaget saat dikabarkan bahwa polisi menemukan mayat perempuan yang dikuburkan tidak jauh dari Pelabuhan Peranggas. Pihak keluargapun sempat kaget setelah melihat baju yang masih melekat di jasad korban adalah baju milik anaknya. Sedangkan saat ditemukan, baju dan bra sudah tersingsing ke atas, sementara dari perut hingga ke bawah tidak ada sehelai benang pun alias bugil. Tidak jauh dari TKP juga ditemukan celana jeans warna biru, celana dalam warna merah dan pembalut.