
KUANSING, GORIAU.COM - Pengetahuan yang ada pada diri seseorang selalu dimulai dari sebuah pertanyaan. PertanyaaN merupakan bagian yang sangat penting dalam belajar dan menjadi indikator bahwa siswa sudah mulai belajar. Tanpa pertanyaan, siswa dapat dikatakan belum belajar.
Hal inilah yang membuat Tanoto Foundation (TF) bekerjasama dengan PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) menggelar workshop tentang mengembangkan pembelajaran kontekstual atau CTL dan mengembangkan pertanyaan atau tugas yang mendorong siswa untuk berbuat dan berpikir tingkat tinggi.
Workshop yang melibatkan para Kepala Sekolah dan Guru di Kelompok Kerja Guru (KKG) gugus 2 (Sejati) wilayah Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Benai ini, dilaksanakan selama dua hari, yakni hari Selasa (17/6) dan Rabu (18/6), di SDN 025 Talontam, Benai, Kuansing.
Regional Project Manager TF, Medi Yusva mengatakan workshop CTL dan bertanya ini merupakan bagian dari modul Pelita Guru Mandiri (PGM), salah satu program unggulan TF, dengan tujuan mengenalkan dan mengembangkan pembelajaran kontekstual serta mendorong siswa untuk bertanya, berbuat dan bepikir tingkat tinggi lewat pertemuan KKG.
''Tanoto Foundation memiliki komitmen untuk membina kelompok kerja guru yang dimulai pada tahun pelajaran 2013/2014 ini, dan akan dibina secara intensif di setiap UPTD. Selain mengembangkan kemampuan siswa bertanya tadi, workshop ini juga bertujuan mengembangkan kegiatan belajar kontekstual yang tidak hanya terjadi di ruang kelas namun juga di kehidupan nyata baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat,'' jelas Medi.
Medi menambahkan selain juga melatih sekolah dampingan yang belum pernah mengikuti PGM, melalui workshop ini akan mampu melatih modul PGM kepada guru-guru sekolah imbas di dalam KKG gugus 2 sejati, Kecamatan Benai, Kuansing.
Berkolaborasi dengan UPTD Pendidikan Benai, workshop ini akan melibatkan sebanyak 35 peserta pelatihan yang berasal dari sejumlah sekolah di Benai, antara lain SDN 008 Banjar Benai, SDN 025 Talontam, SDS 033 Sungai Kuko dan SDS 034 Sei Kuantan. Pelatihan tersebut diharapkan mampu menambah pengetahuan para guru dalam menguasai bidangnya di kelas dan mendorong siswanya untuk bertanya, berbuat dan berpikir tingkat tinggi. Dengan adanya pertanyaan dari siswa, maka akan diketahui sejauh mana materi pelajaran yang telah dikuasai siswa, kemudian merangsang siswa untuk berpikir serta member kesempatan pada siswa untuk mengajukan masalah yang belum dipahami. (rls)