KERUMUTAN, GORIAU.COM -Diduga karena cekcok sesama tetangga, Samin (52 tahun) ditemukan tewas dengan luka robek pada leher sebelah kiri dan luka robek pada perut sebelah kiri karena sabetan parang panjang tajam. Jasad Samin ditemukan 20 meter dari kediamannya.
Peristiwa ini terjadi di Dusun Kayu Ara RT 18/06, Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Pelalawan Riau. Samin (52), warga setempat ditemukan tewas bersimbah darah. Meski belum dipastikan motif pembunuhan, namun sehari sebelumnya antara korban pelaku yang tinggal bertetangga ini sempat terlibat cekcok.
Saat ini pelaku inisial TR (33 tahun) warga asal Desa Kuala Tolam, Kecamatan Bunut, Pelalawan Riau, masih dalam pengejaran polisi. Setelah menghabisi korban, pelaku kabur menggunakan sepedamotor merek Mio BM 2108 CM.
Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo, S.Ik melalui Kapolsek Kerumutan Iptu Sahardi Rabu (26/9/2012) membenarkan terjadinya pembunuhan tersebut. ''Sampai siang ini saya dengan opsnal masih di lapangan mencari pelaku. Saya juga melakukan koordinasi dengan sejumlah Polsek lainnya untuk menangkap pelaku,'' ujar Kapolsek.
Disebutkan, sehari sebelum kejadian, Samin warga asal Air Molek Inhu terlibat pertengkaran mulut. Belum diketahui apa motif yang dicekcokkan kedua pria berkeluarga ini. Setelah pertengkaran itu, sekitar pukul 11.00 Wib, istri pelaku yang juga keponakan dari istri korban melihat pelaku mengasah parang dan dengan tujuan yang belum diketahui.
Sekitar pukul 14.00 WIB, warga setempat Anwar, terkejut saat menemukan korban tergeletak 20 meter dari rumah, korban berlumuran darah dan telah meninggal dunia. Penemuan itu lalu dilaporkan ke Polsek Kerumutan. Sedangkan pelaku setelah kejadian langsung melarikan diri dgn sepedamor Mio BM 2108 CM.
Polisi yang datang langsung melakukan olah TKP dan menemukan sebilah parang yang masih ada darahnya di rumah pelaku yang bersebelahan dengan rumah korban. Tak hanya itu, sebelum jasad pria malang ini diserahkan ke pihak keluarga polisi juga mendatangkan dokter untuk visum. Kapolsek Iptu Sahardi bersama Kanit Reskrim dan anggota juga langsung melakukan pengejaran ke Desa Pangkalan Panduk, Desa Tolam Bunut dan ke Teluk Meranti yang diperkirakan menjadi tempat pelaku melarikan diri. Sampai berita ini diturunkan, pelaku belum berhasil diringkus.(kst)