PEKANBARU, GORIAU.COM - Seorang karyawan teknik yang bekerja di bengkel PT PSA, Desa Kepayang kecamatan Kepenuhan Hulu Rohul, tewas akibat terkena ledakan ban dari alat berat Gleder yang sedang diisinya. Dahsyatnya letusan itu, membuat korban terpental dan terhempas ke lantai. Nyawa korban tak bisa tertolong, meski sudah dibawa ke klinik perusahaan.

Informasi yang dihimpun dari Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Riau, kasus kecelakaan kerja ini dialami Melki Misa (36), Selasa (5/5/2015) siang, sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu Korban hendak menempel ban alat berat Gleder yang bocor. Aktifitas yang rutin dilakukan korban ini awalnya berlangsung normal. Namun sewaktu akan mengisi angin, Melki kemudian ditimpa musibah.

Tiba-tiba saja, ban Gleder yang berukuran besar tersebut meledak. Imbasnya dari ledakan membuat tubuh korban terpental keatas dan mendarat di lantai bengkel. Melihat kejadian itu, rekan sesama korban segera memberikan pertolongan dan membawanya ke klinik perusahaan.

"Korban diketahui sudah meninggal saat diperjalanan menuju klinik. Dia diduga tewas akibat ledakan ban dan sejumlah luka yang dialami, karena laporannya korban sempat terpental," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, Selasa siang.

Usai kejadian, pihak perusahaan segera menghubungi Kepolisian Resor (Polres) Rohul. Di lokasi kejadian, petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi. "Polisi juga mengamankan ban Gleder dan mesin pengisi angin yang digunakan korban," sambungnya kepada GoRiau.com.

Sementara jenazah korban, sambung mantan Kapolres Pelalawan ini, dibawa ke Puskesmas Kota Tengah, untuk kepentingan Visum. "Kita duga ini merupakan kecelakaan kerja. Namun kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebabnya," tukas AKBP Guntur. (had)