SELATPANJANG, GORIAU.COM - Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs Iqaruddin MSi mengaku prihatin dengan kondisi SDN 52 Dusun Nyasuh Desa Batang Meranti Kecamatan Pulau Merbau. Untuk itu, kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Meranti untuk bisa segera turun dan mendata apa saja kebutuhan di sekolah tersebut.


Pernyataan itu disampaikan Iqaruddin kepada wartawan, Kamis (26/3/2015) siang. Kata Iqaruddin, kondisi sekolah seperti ini memang harus mendapat perhatian ekstra dan pemda dalam hal ini dinas pendidikan.
Menurut Iqaruddin, jika ingin menghasilkan SDM yang baik, harus pula dibarengi infrastuktur yang memadai.
"Saya sangat prihatin. Saya sudah pernah menyampaikan pada beberapa kesempatan untuk didata serta bahan tindak lanjut kedepannya," kata Iqaruddin.
"Kita mintalah Disdikbud segera ke sana untuk melihat apa kebutuhan warga kita di SDN 52 itu," tambah Iqaruddin lagi.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sDN 52 itu terletak Dusun Nyatuh Desa Batang Meranti, yang sebelumnya merupakan lokal jauh SDN 40 Desa Centai, Kecamatan Pulau Merbau, Kepulauan Meranti, Riau.
Pantauan wartawan ketika mengunjungi sekolah ini, terlihat bangunan itu terbuat dari papan. Dindingnya sudah berlubang-lubang. Atap bangunan terbuat dari daun, pun telah banyak robek. Tidak hanya itu, pemandangan paling menyedihkan ketika melihat ke lantai. Tidak ada lantai bantu, lantainya hanya tanah yang sudah retak dan berdebu.
Sekolah ini pun mengingatkan seperti sekolah pada film Laskar Pelangi. Meski memiliki semangat belajar yang tinggi, tapi siswa tidak memiliki seragam lengkap saat menuntut ilmu. Mereka biasanya tidak bersepatu saat sekolah.
SDN 52 ini terdapat 4 kelas, yang menampung 37 murid dengan 20 meja. Bahkan ada satu kelas yang harus dibagi dengan ruangan kantor.
Sekolah yang berdiri pada tahun 2005 ini merupakan inisiatif masyarakat setempat yang berupaya membangun gedung sekolah dengan mengumpul uang secara swadaya dan membangunnya dengan cara gotong royong.(zal)