
TELUKKUANTAN - Kepolisian Resor (Polres) Kuantan Singingi (Kuansing), Riau dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Telukkuantan menyamakan persepsi terkait kasus pembunuhan Nurul Komarita (3,5), anak dari pekerja kebun Sensui di Serosah, Hulu Kuantan.
"Kita bersama Polres telah melakukan ekspos terkait kasus pembunuhan yang dilakukan paman korban," ujar Kepala Kejari Telukkuantan Andy Dharmawangsa melalui Kasi Intel Revendra, Kamis (3/3/2016) sore di Telukkuantan.
Pada ekspos ini, kata Revendra, lebih menekankan ke persepsi mengenai alat bukti seperti rekaman pembicaraan pelaku lewat Hp dan DNA.
"Kesamaan persepsi penting agar dalam persidangan benar-benar tuntas tanpa ada masalah,"ujar Revendra.
Untuk diketahui, kasus pembunuhan ini terjadi pada 6 Januri silam dan jasad korban ditemukan pada 7 Januari di sebuah sungai. Korban mengalami luka tusukan di bagian perut.
Sebelum dibunuh secara sadir, paman korban sebagai pelaku terlebih dahulu melakukan pemerkosaan. Setelah puas, ia membuah jasadnya di sungai.
Untuk menutupi aksi bejadnya, pelaku sempat ikut mencari korban yang hilang sejak magrib. Setelah jasadnya ditemukan, pelaku langsung melarikan diri.***