PASIR PANGARAIAN, GORIAU.COM - Mudiarjo (75), warga Desa Rambah Jaya, Kecamatan Bangun Purba, mengalami luka serius karena terinfeksi akibat luka terkenabuluh (bambu-red) di bagian kaki kirinya. Meski penyakitnya parah, Mudiarjo takut berobat karena tak punya uang.

Namun Mudiarjo akhirnya mau dibawa berobat ke RSUD Pasir Pengaraian, setelah dibujuk Camat Bangun Purba, TengkuFauzan S.STp yang bersedia membiayainya.

Beberapa waktu lalu, Camat Bangun Purba, melakukan kunjungan kerja bersama ketua TP PKK Bangun Purba Ny Fauzan, juga Kepala Puskesmas Bangun Purba, ke Desa Rambah Jaya. Saat itu, sang Camat pun menerima laporan warganya, kalau Mudiarjo mengalami sakit yang cukup parah akibat terinfeksi akibat terkena buluh saat bekerja di ladangnya.

Sudah hampir 1 bulan, upaya keluarga dan warga setempat, untuk membawanya berobat ke rumah sakit, namun tidak berhasil hasil. Saat itu, Tengku Fauzan mendapat informasi, lalu mendatangi kediaman Mudiarjo, kondisinya sangat memprihatinkan, jalanpun harus tertatih-tatih.

''Karena iba, kita bujuk bapak itu agar mau berobat. Sebelumnya dia sempat menolak, namun setelah kita beri pemahaman, akhirnya dia bersedia dibawa ke Rumah Sakit,'' kata Tengku Fauzan Minggu (2/2/2014).

Setelah Mudiarjo mau berobat, warga membawanya ke RSUD Pasir Pengaraian, seluruh biaya berobatnya digrtaiskan atas bantuan Camat Rambah dan pihak Puskesmas setempat.

Terang, Tengku Fauzan, biaya perobatan diupayakan gratis Ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat atas pelayankesehatan, apalagi mereka keluarga kurang mampu, sehinggatergerak membujuknya supaya sembuh.

Warga miskin dan tidak mampu agar koordinasi dengan puskesmas dan kecamatan, bila ada warga tidak mampu yang akan berobat, Kata Tengku pihaknya dan Pemkab Rohul, komit memberikan pelayanan terbaikbagi masyarakat.

''Kita kerap turun ke tengah masyarakat, untuk mengetahui kondisi masyarakat, kita siap berikan pelayanan ke masyarakat,'' pungkas. (srt)