SIAK – Bangunan bersejarah Tangsi Belanda di Kampung Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Riau, memakan korban, Sabtu (31/1/2026). Anak tangga menuju lantai dua bangunan cagar budaya tersebut roboh dan mengakibatkan sejumlah siswa sekolah dasar (SD) serta seorang guru pengawas mengalami luka-luka.

Peristiwa nahas ini terjadi sekira pukul 10.00 WIB saat rombongan siswa dari Kecamatan Lubukdalam sedang melakukan kegiatan wisata edukasi. Ketika sekelompok siswa menaiki tangga untuk melihat area lantai atas, papan kayu penyangga tiba-tiba ambruk hingga membuat mereka terperosok.

Kepala Bidang Destinasi dan Promosi Disbudparpora Kabupaten Siak, Paula Chandra, menjelaskan bahwa kerusakan terjadi pada bagian material kayu yang diduga sudah tidak kuat menahan beban.

"Diperkirakan ada dua hingga tiga papan tangga yang ambruk. Kayunya kemungkinan sudah lapuk dimakan anai-anai. Ketinggian jatuh sekitar tiga meter," ujar Paula.

Ia menambahkan bahwa laporan awal menunjukkan empat siswa mengalami cidera. Namun, data berbeda disampaikan oleh pihak penanggulangan bencana terkait jumlah korban yang harus mendapatkan perawatan medis akibat insiden tersebut.

Kepala BPBD Kabupaten Siak, Novendra Kasmara, menyebutkan bahwa total korban luka mencapai sembilan orang siswa. Seluruh korban segera dievakuasi dari lokasi kejadian untuk mendapatkan penanganan darurat.

"Seluruh korban telah dilarikan ke RSUD Tengku Rafian Siak untuk mendapatkan perawatan," ungkap Novendra.

Hingga saat ini, pihak Disbudparpora masih melakukan pendataan dan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi fisik bangunan bersejarah tersebut. Langkah ini dilakukan untuk menjamin keselamatan pengunjung di masa mendatang, mengingat Tangsi Belanda merupakan salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Siak. ***