RENGAT,GORIAU.COM - Dai cilik Sadat Sudrajat pukau Bupati Indragiri Hulu (Inhu) serta ribuan hadirin saat tampil diacara wisuda siswa Pendidikan Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (PDTA) angkatan ke V yang digelar di lapangan parkir Stadion Catu Canai Pematang Reba, Rabu (10/6/2015).

Penekanan nada tinggi dan rendah dalam bertausyah yang dibawakan Sadad tidakla seperti seorang anak SD yang baru berumur 7 tahun, melainkan bagaikan ustad kondang yang sudah memiliki jam terbang tinggi.

Tidak itu saja, gaya nyentrik dan khas dalam bertausiyah, tidak hanya membuat Bupati Inhu itu kagum, namun gemas. Bupati seakan tidak percaya jika yang sedang tausiyah itu adalah pelajar SD kelas 1.

Sangkin kagumnya, setelah Sadat menutup tausiyahnya dengan salam yang digemuruhi tepuk tangan hadirin, Bupati Inhu itu langsung mendatangi Sadat dan menggendongnya. Tidak itu saja, melalui orangtua Sadat, bupati juga memberikan bantuan untuk tabungan pendidikan Sadat senilai Rp5 juta rupiah.

"Saya bangga dengan Sadat, terus terang saya terharu dan seakan tidak percaya dengan apa yang saya saksikan tadi. Sadat memang anakyang berbakat, semoga kedepan Sadat menjadi ustad besar yang mampu memberikan pencerahan bagi masyarakat, khusnya masyarakat Inhu", ungkap bupati sambil mencium Sadat yang saat itu tengah digendongnya.

M Yazid, orangtua Sadat saat dikonfirmasi GoRiau.Com, Rabu (10/6/2015) menyebutkan bahwa Sadat merupakan anak yang tekun dan penurut, sehingga mudah untuk diarahkan dan dilatih.

"Saya dan ibunya tidak memaksa dia untuk menjadi seorang dai atau penceramah. Namun, cikal bakal itu sudah tampak dari diri Sadat sejak dia masih balita yang senang dengan pengajian dan ceramah agama, sehingga kami tinggal menuntunnya saja", ujar M Yazid.

Seperti diketahui, sebanyak 5.136 siwa PDTA se Kabupaten Inhu diwisuda secara serentak. Prosesi wisuda itu langsung dipimpin Bupati Inhu H Yop Arianto dan dihadiri Plt Sekda, FKPD, Kadsi, Kakan, Kaban, Kabag, Camat serta seluruh PNS dilingkungan Pemkab Inhu.

(jef)