BENGKALIS, GORIAU.COM - Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Pengabdian Masyarakat hendaknya ikut berperan dalam mensosialisasikan program Pemerintah Daerah sehingga bisa diterima dengan baik oleh masyarakat.

Permintaan tersebut disampaikan Wakil Bupati Bengkalis, Suayatno saat melepas 167 peserta KKN Angkatan XXI/I STAIN Bengkalis yang bertempat di Aula Lantai IV Kantor Bupati Bengkalis, Selasa (10/6).

''Saya berpesan kepada adik-adik peserta KKN agar memberikan pencerahan dan pemahaman kepada masyarakat luas, terkait program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis, seperti program pemberdayaan masyarakat, wajib belajar 12 tahun, Jamkesmasda, serta program ungulan lainnya'' ujar Suayatno.

Sosialisasi tersebut contoh Suayatno, untuk program pemberdayaan masyarakat sejak empat tahun lalu, setiap tahun desa di Bengkalis mendapat kucuran dana dari Pemkab Bengkalis paling sedikit Rp3 milyar pertahunnya. Terdiri dari ADD Rp1 miliar, UED/K SP Rp1 miliar dan Inbup-PPIP Rp1 miliar.

Kemudian, Wabup juga mengajak peserta KKN agar berperan aktif dan memiliki kesadaran yang tinggi untuk memerangi narkoba, miras dan pornografi di wilayah berjuluk Negeri Junjungan ini.

"Penanggulangan bahaya narkoba tak bisa diserahkan pada pemerintah saja. Tindakan penanggulangan ini harus dilakukan oleh semua elemen. Pemerintah, masyarakat, keluarga, sekolah, dan semua unsur masyarakat. Kewaspadaan terhadap peredaran narkoba harus selalu ditingkatkan," ujar Suayanto yang juga sebagai Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bengkalis ini.

Ketua STAIN Bengkalis Prof Samsul Nizar juga mengingatkan agar mahasiswa meninformasikan kepada masyarakat bawa kini perguruan yang dulu bernama Al-Kautsar tersebut telah berstatus negeri.

KKN perdana pasca penegerian STAIN Bengkalis tahun akademik 2015 ini tidak hanya di wilayah Bengkalis saja tapi sampai ke kabupaten tetangga, seperti Meranti. Tersebar di 23 desa yang ada di kecamatan Bengkalis, Bantan, Siak Kecil, Rupat, dan Rupat Utara. Sedangkan Meranti mendapat jatah 7 desa dipusatkan di kecamatan Merbau.

Pelepasan dihadiri Wakil Ketua I STAIN Bengkalis, A Rahman D, para dosen dan staf. Pelepasan ditandai dengan penyerahan kartu peserta KKN secara simbolis. Di sela-sela pelepasan ini juga diserahkan cenderamata dari Ketua STAIN Prof Samsul Nizar kepada Wabup Suayatno. (ail)