
BENGKALIS, GORIAU.COM - Sejumlah warga yang berniat santai di lapangan Pasir Andam Dewi dibuat kesal. Pasalnya, turap Selat Bengkalis yang sering dijadikan tempat santai warga terlihat kotor, ada yang sengaja membuang sisa makanan seperti sisa jus di sela-sela bebatuan.
Tidak jelas siapa yang sengaja membuang sampah sisa makanan tersebut di bebatuan tersebut, karena ada banyak pedagang kaki lima (PKL) yang berjuala di tepian pantai Andam Dewi dan juga pengunjung pada malam itu.
''Ini sudah keterlaluan, masa sampah seperti ini dibuang di bebatuan tempat orang biasa duduk-duduk. Apa susahnya menjaga kebersihan bersama-sama, kalau taman ini bersih orang akan nyaman dan saya yakin yang datang juga bakal ramai,'' ujar Zuriat warga Bengkalis, Sabtu (13/13/2014).
Zuriat menyayangkan kalau yang membuang sampah tersebut oknum PKL yang berjualan di tepian pantai Andam Dewi. Karena kalau taman kotor ara pedagang juga yang dirugikan, karena orang tak mau lagi datang ke taman.
''Sebetulnya kalau memang di taman tu tempat sampah yang disediakan tidak cukup, kan bisa membawa tempat sampah daru rumah, seprti ember cat dan lainnya. Selesai jualan sampah-sampah tersebut dibawa lalu dibuang di tempat sampah, kan mudah,'' jar Zuriat.
Sebelum ini kata Zuriat, dirinya juga melihat ada sisa-sisa makanan serta air bekas cucian kuali yang dibuang di batang-batang pohon pelindung yang ditaman Dispas.
''Beruntunglah kita diberikan izin berjualan di taman, kalau nanti Pemkab mengambil tindaka tegas tak dibenarkan lagi berjualan di taman kita juga yang rugi,'' sambung Zuriat.
Kabid Kebersihan Dinas Pasar dan Kebersihan, Abdul Kadir mengatakan, pihaknya sudah seringkali mengingatkan para PKL untuk menjaga kebersihan, tidak membuang sisa makanan di batuan turap atau pohon-pohon pelindung yang ditanam oleh dinas.
''Sudah berkali-kali kita ingatkan. Beberapa waktu lalu kita goro mebersihkan taman dan batuan turap dari sampah samun, beberapa bulan terakhir terlihat bersih dan enak dilihat, tapi sekarang ada keluhan lagi dari masyarakat,'' kesal Kadir.
Dikatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan menyampaikan kepada seluruh PKL, masing-masing agar membawa tempat sampah dari rumah. Air sisa cuci piring atau kuali tidak dibuang di taman atau batu turap, begitu juga buah sisa membuat jus minuman, dimasukkan dalam satu wadah.
''Kalau bersih, kita semua nyaman main-main di taman,'' ungkapnya.
Sebelumnya Satpol PP Bengkalis telah menyita belasan gerobak dan kursi PKL yang ditinggalkan di teman. Karena grobak-grobak PKL tersebut harus dibawa pulang setelah selesai berjualan malam, agar taman Andam Dewi tidak semrawut dipenuhi grobak PKL.(jfk)