PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Aktifitas transportasi RAPP dari Kota Pangkalan Kerinci menuju Pelabuhan Buatan terhenti akibat ratusan warga Desa Delik, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, Riau, melakukan aksi penutupan jalan.

Menurut warga, perusahaan ini tidak pernah peduli terhadap lingkungannya, pasalnya beberapa waktu lalu satu keluarga miskin yag terdiri dari tiga orang meminta bantuan pengobatan, sampai saat ini tidak kunjung dibantu oleh PT RAPP, padahal keluarga ini sudah 2 minggu dirawat di rumah sakit.

"Mobil pengangkut pulp dan kayu RAPP terpaksa kami tahan, menjelang ada bantuan dari perusahaan kepada warga kami," ujar Indra, Sabtu (2/2/2013).

Mobil lewat di desa ini ditahan warga jam 21.15 wib, Jumat (1/2/2013) dan dilepas setelah ada kesepakatan dan jaminan olh kepolisian sekitar jam 2.00 Wib dini hari, warga berani melepaskan setelah ada statemen dari pihak RAPP, bahwa perusahaan akan memikirkan bantuan korban lakalantas di Jalan Lintas tempat perusahaan melakukan aktifitas.

"Setelah ada statemen dari perusahaan akan membantu warga korban lakalantas, mobil truk RAPP baru kami lepas," katanya.

Sebelumnya satu keluarga ini diberitakan mengalami kecelakaan disamping mobil truk pengangkut pulp RAPP, sehingga ketiga anggota keluarga ini mengalami cedera di kaki, sehingga anaknya harus diamputasi. (***/mt)