
PEKANBARU, GORIAU.COM - Gaya menarik simpatik, Gubernur DKI Jakarta dengan cara blusukan ternyata bukan hanya menarik bagi partai pendukung Jokowi - Ahok, tetapi juga mendapat apresiasi tokoh sentral Partai Golkar, Akbar Tandjung.
Buktinya pada acara silaturrahmi dan pembekalan caleg partai golkar keluarga besar Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (ampi) se Provinsi Riau, di Pekanbaru, Sabtu (19/10/2013) siang, Akbar mengajak para kader Golkar melakukan blusukan sebelum Pemilu Legislatif 2014.
"Kita harus sering blusukan, waktu kita masih panjang, kampanye terbuka di ujung saja,'' ungkap salah seorang pendiri AMPI ini di hadapan ratusan peserta.
Akbar Tandjung juga mengatakan, blusukan yang substansialnya terjun langsung ke masyarakat untuk bersosialisasi dan mendengar langsung aspirasi masyarakat, diyakini bisa memaksimalkan untuk meraup suara pada Pileg 2014 mendatang. Ini menurut Akbar Tandjung juga sesuai dengan motto Golkar yaitu, suara Golkar suara rakyat.
''Apa yang kita dapat dari keluhan masyarakat itu, insyallah akan jadi misi yang akan diperjuangkan ketika kita menang," tambah Akbar Tandjung.
Selain blusukan, juga harus memperkuat konsolidasi dan kerja ditengah-tengah masyarakat. Akbar juga mengungkapkan secara nasional Golkar menarget 30 persen suara di Pileg 2014. Dengan ini maka Golkar akan bisa mengusung langsung capres dari Golkar tanpa harus berkoalisi.
''Kita harus menang di 2014. Kita sudah dibekali tekad, kita harus bekerja maksimal," ujarnya lagi.
Sebelumnya, Ketua DPP AMPI, Dave Akbarsyah Fikamo Laksono, dalam sambutannya juga mengungkapkan hal yang sama. Dev mengingatkan, Pileg 2014 ini merupakan pertarungan sengit, untuk itu diperlukan fokus, tenaga, biaya yang tidak sedikit.
Maka dari itu, menurut Dev lagi, caleg Golkar harus bisa sesering mungkin melakukan pertemuan-pertemuan dengan masyarakat di Dapilnya.
"Kita tahu di Pileg 2014 dibutuhkan biaya yang tidak sedikit, tapi saya yakin kader Golkar, AMPI, itu tangguh-tangguh dan tidak pecundang. Kita sudah ditempa, apapun yang terjadi kita siap menghadapi," katanya.
Dev juga mengatakan, melalui pembekalan itu, diharapkan bisa membuka wawasan dan ide-ide yang baru, untuk diperbuat di tengah masyarakat di dapil masing-masing.
"Tugas kita untuk meyakinkan masyarakat bahwa kita (Golkar, red) yang berhak dan terbaik untuk menjadi pemimpin. Permasalahan yang ada di Nasional dan Dapil kita harus bisa dikumpulkan. Kita harus sering-sering sosialisasi, ini yang harus kita lakukan," ungkap Dev lagi.
Disamping itu, selain melakukan pendekatan dengan masyarakat, juga harus intens melakukan pendekatan sama penyelenggara pemilu, yaitu KPU dan Bawaslu.
Kemudian, kepada Caleg Golkar yang dari AMPI, Dev mengingatkan harus selalu kompak, jangan mengganggu caleg yang dari Golkar, menurut Dev, yang harus dilakukan adalah menyerang lumbung suara lawan agar bisa pindah ke Golkar dan harus memperkuat barisan di semua tingkatan.
"Kita harus kompak, pertama menangkan Cagub golkar, itu tanggungjawab kita, kalau kita menang 2014 insyallah kita menang di Pilpres. Waspada terus, jangan sampai kecolongan di akhir-akhir nanti," tegas Dev lagi.
Sebagai tambahan, menurut Ketua Panitia yang juga Wakil Sekretaris DPD AMPI Riau, Iman Sukendar, acara ini diikuti sekitar 200 peserta. Yang mana Caleg Golkar dari Ampi sebanyak 84 orang, 116 orang lainnya pengurus AMPI se provinsi Riau. Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman ke Caleg golkar yang berasal dari AMPI agar memahami peran dan fungsi anggota legislatif. Sebagai pemateri diundang dari KPU dan Bawaslu Provinsi Riau. (nti)