
SELATPANJANG – Malam pergantian Tahun Baru 2026 di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, berlangsung aman dan terkendali. Tidak adanya pesta kembang api di sejumlah titik keramaian menjadi sorotan utama pada malam pergantian tahun ini, seiring diperketatnya pengamanan melalui patroli gabungan skala besar oleh aparat kepolisian bersama unsur Forkopimda.
Sejak sore hingga menjelang tengah malam, Polres Kepulauan Meranti mengerahkan personel gabungan untuk menyisir pusat kota, kawasan permukiman, hingga jalur-jalur strategis di Selatpanjang. Patroli ini difokuskan pada pencegahan penyalaan kembang api, konvoi kendaraan, serta potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, bersama Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, turun langsung memimpin patroli dan pemantauan di lapangan. Dari hasil pengawasan, aparat tidak menemukan adanya pesta kembang api maupun aktivitas masyarakat yang mengarah pada gangguan ketertiban umum.
"Pengamanan malam Tahun Baru kami perketat, terutama untuk mengantisipasi penggunaan kembang api. Alhamdulillah, masyarakat sangat kooperatif dan situasi tetap aman serta kondusif," ujar AKBP Aldi Alfa Faroqi.
Sebanyak 16 titik kumpul pengamanan disiagakan di berbagai wilayah Kepulauan Meranti. Personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, KSOP, Unit SAR, hingga organisasi kemasyarakatan, disebar untuk melakukan pemantauan dan patroli secara mobile maupun stasioner.
Rangkaian pengamanan diawali dengan apel gabungan di Mako Polsek Tebing Tinggi pada Rabu (31/12/2015) sekitar pukul 16.30 WIB. Dalam arahannya, Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Silitonga, menekankan pentingnya langkah preventif, patroli berlapis, serta pendekatan humanis kepada masyarakat.
"Personel diminta lebih aktif berpatroli dan melakukan pencegahan dini, khususnya terhadap penggunaan kembang api yang berpotensi membahayakan keselamatan dan ketertiban," tegas Kompol Detis.
Patroli gabungan skala besar kembali dilaksanakan pada pukul 22.00 WIB dengan menyisir ruas jalan utama dan kawasan publik, mulai dari Pos Pengamanan Operasi Lilin Lancang Kuning 2025 di Taman Cik Puan, Jalan Merdeka, Jalan Diponegoro, Jalan Banglas, Jalan Dorak, Pelabuhan Ujung Dorak, Jalan Pramuka, hingga kawasan permukiman padat penduduk.
Hingga patroli berakhir sekitar pukul 23.50 WIB, suasana Kota Selatpanjang terpantau tertib dan terkendali. Tidak terdengar dentuman kembang api maupun terlihat konvoi kendaraan, menandai malam pergantian Tahun Baru 2026 di Kepulauan Meranti berlangsung sederhana, aman, dan damai. ***