
PEKANBARU, GORIAU.COM - Ketua I Panitia Daerah Islamic Solidarity Games (ISG) H Syamsurizal, mengungkapkan, anggaran untuk bagian SDM yang dianggarkan sebesar Rp6 miliar dinilai sangat kecil. Pasalnya, dana tersebut akan digunakan untuk perekrutan tenaga Laisson Officer (LO) sampai kepada honor serta keperluan lainnya.
"Memang sudah dianggarkan Rp6 miliar untuk SDm tapi itu sebenarnya kecil karena semua ada disana. Kita harus membagi lagi nanti untuk honor seluruh LO yang kita rekrut," ungkapnya.
Ketika ditanya berapa jumlah LO yang dibutuhkan untuk mendukung ISG nanti, lagi-lagi Syamsurizal mengatakan akan disesuaikan dengan anggaran. Namun yang pasti saat ini sudah banyak yang mendaftar dan sudah mengikuti pelatihan bahasa Inggris, Arab dan Perancis.
"Yang mendaftar banyak. Ada 520 orang untuk bahasa Inggris, 180 orang untuk bahasa Perancis serta 220 orang untuk bahasa Arab. Tapi kuotanya kita sesuaikan dengan anggaran lah nanti," tuturnya lagi.
Saat ini tim panitia dari ISG masih melakukan penghitungan yang tepat agar bisa menemukan jumlah kuota yang dibutuhkan sebagai tenaga LO dalam perhelatan internasional ISG III pada Juni mendatang. (nti/ro/ur)