PASIR PANGARAIAN, GORIAU.COM - Sejak Jumat (15/2) dini hari, ibukota Kabupaten Rokan Hulu, Pasir Pangaraian nyaris lumpuh dari segala aktifitas akibat di kepung banjir. Air setinggi setengah meter menggenangi jalan-jalan utama di kota tersebut. Air juga menggenangi rumah warga, bahkan di beberapa bagian kota, air telah memasuki rumah penduduk.

Jalan protokol Tuanku Tambusai sama sekali tidak bisa dilewati kendaraan. Untuk bisa melewati jalan tersebut harus menunggu air surut. Jalan Lingkar Kampung Baru sebagai jalan alternatif menuju komplek Pemda juga digenangi air hingga selutut orang dewasa.

Warga yang bermukim di pinggiran jalan terpaksa menutup jalan dengan menutup menggunakan kursi kayu panjang. Hingga berita ini diturunkan kendaraan truk CPO dan kendaraan warga hanya bisa pasrah menunggu air surut. Bahkan rumah kediaman pribadi Bupati Rokan Hulu tak liput dari banjir.

Nurman salah seorang warga Pasir Pangaraian mengatakan, hingga sore ini air masih menggenangi jalan utama kota tersebut. Kondisi ini menyebabkan kemacetan panjang. Polres Rohul terpaksa menurunkan petugasnya untuk mengatur lalulintas.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Rohul, Aceng kepada wartawan, banjir tidak hanya terjadi di jalan poros Pasir Pangaraian, beberapa kampung Desa di Kecamatan Rambah hampir seluruhnya terkena banjir, bahkan ratusan rumah tergenang air. Seperti di Desa Pawan, tulang gajah, Pematang Berangan dan lainnya. "Kita akan menempatkan posko-posko bencana banjir di jembatan batang lubuh," katanya.(nti/ro/ur)