
PEKANBARU, GORIAU.COM - Sesuai rencana awal, aksi 'Melawan Asap' yang ditaja sejumlah komunitas dan organisasi di Riau melakukan orasi ke depan Tugu Zapin dan Kantor Gubernur Riau, Senin (10/3/2014).
Namun aksi hanya digelar beberapa menit saja, kemudian mereka kembali ke tempat berkumpul semula, Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru, Riau. Ternyata aksi yang mereka taja kali ini sudah dituangkan dalam Surat Perintah Sepuluh Maret (Supersemar) 2014.
Dimana dalam surat tersebut berbunyi 'Semua Kegiatan di Tanggal 10 Maret 2014 Diliburkan untuk Kemudian Berkumpul di Tugu Zapin Pekanbaru'. Begitulah isi Supersemar tersebut.
Kemudian juga disebutkan bahwa 'Aksi Melawan Asap' akan dilaksanakan dari pukul 09.00-12.00 WIB, 10 Maret 2014. Dalam aksinya, Koordinator Lapangan, Heri Budiman menyampaikan desakan dan tuntutan kepada pemerintah baik pusat maupun Riau untuk segera menghentikan musibah kabut asap ini.
Menurut mereka, tidak ada solusi atau pencegahan yang dilakukan pemerintah sehingga menimbulkan anggapan bahwasanya sengaja dilakukan pembiaran. "Kami meminta agar pemerintah baik pusat maupun Riau segera menanggulangi bencana yang menyakitkan ini," imbau Heri Budiman.
Karena makin hari, penderita ISPA, mata, kulit dan pneumonia di Riau semakin bertambah. "Sekolah diliburkan, semua kegiatan atau rutinitas masyarakat di luar hampir lumpuh akibat kabut asap ini, pemerintah harus tanggap," sambungnya.***