
SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Membawa nama Indonesia, Kabupaten Siak sukses menyelenggarakan Asian BMX Championship yang diikuti 9 negara di sirkuit BMX Siak Sport di Jalan Panglima Gimban, Sabtu-Minggu (8-9/11/14).
Usai menyerahkan medali kepada para pemenang, Bupati Syamsuar mengaku senang kejuaraan balap sepeda BMX tingkat Asia berlangsung aman dan lancar. Meskipun dilaksanakan di Siak, namun berkat keberhasilan sebagai tuan rumah, otomatis ikut mengharumkan nama Provinsi Riau dan Indonesia di mata dunia.
Atas keberhasilan itu, Bupati Syamsuar berharap induk olahraga balap sepeda dunia Union Cycliste Internationale (UCI) memberi penghargaan secara tertulis terhadap sirkuit BMX Siak Sport.
"Keberhasilan ini bukan saja untuk Siak, tapi kebanggaan Riau dan Indonesia yang ditunjuk sebagai tuan rumah. Sukses penyelenggaraan kejuaraan balap sepeda BMX Asia di Siak ini, maka sudah layak lintasan yang kita bangun mendapat sertifikasi dari UCI," kata Syamsuar kepada sejumlah wartawan, usai acara penyerahan medali kepada pemenang, Minggu (9/11/14) di sirkuit Siak Sport.
Bupati mengaku senang, sebagai tuan rumah, Siak mampu menyelenggarakan kejuaraan balap sepeda bergengsi ini. Selain itu, selama perlombaan, tidak ada pebalap yang cedera serius.
"Pada kesempatan ini saya berterima kasih kepada warga Siak dan semua panitia yang ikut mendukung suksesnya perhelatan olahraga balap sepeda ini. Kita berharap, sukses yang diraih ini, nama Siak semakin harum dimata dunia," ujarnya.
Commissioner Union Cycliste Internationale (UCI) Asian, Beatrice Lajawa mengakui pelaksanaan Asian BMX Championship di Siak berjalan sukses dan lancar. Dia berjanji akan menyampaikan semua hasil pertandingan serta kondisi lintasan yang digunakan kepada pengurus UCI.
"Semuanya akan kita laporkan ke UCI, atas dasar itu nantinya UCI akan memutuskan, apakah sirkuit BMX Siak Sport layak mendapatkan sertifikasi atau tidak," jelasnya.
Sekjen Asian Cycling Confederation (ACC) Choi Boo Wong mengatakan, secara umum sirkuit Siak Sport sudah memenuhi standar internasional. Namun ada beberapa item yang harus dipenuhi, diantaranya, lift untuk membawa rider ke start track, lintasan jumping lebih ditinggikan serta penambahan jumlah tribun agar berkapasitas 1.000 penonton.
"Kalau ini dipenuhi, bisa saja track balap sepeda di Siak standar internasional, sehingga setiap tahun bisa menggelar kejuaraan balap sepeda BMX dunia," ujar Choi.(***)