SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Kendati Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui pengurus Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) telah menetapkan kabupaten Siak sebagai tuan rumah pelaksanaan Asian BMX Champhionship tahun 2014, namun hingga kejuaraan balap sepeda itu selesai bantuan dana dari Kemenpora tidak ada.

Hal itu diakui Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi kepada sejumlah wartawan, usai penyerahan medali kepada pemenang di sirkuit Siak Sport, Minggu (9/11/14).

"Kita gunakan dana APBD Siak dan dibantu APBD Provinsi Riau untuk melaksankan iven internasional balap sepeda BMX ini. Dari pusat tak ada," kata Syamsuar.

Meskipun demikian, Syamsuar tetap berterima kasih kepada Kemenpora yang mempercaya Siak untuk melaksanakan iven bergengsi tersebut. Sehingga, nama Siak dan Riau semakin dikenal di manca negara.

"Tentu dampak positif dari kejuaraan balap sepeda BMX ini menjadikan Siak semakin dikenal dunia. Apalagi beberapa bulan lalu juga sukses menggelar iven Tour de Siak yang diikuti pebalap dari 12 negara. Mereka akan menyampaikan kepada masyarakatnya tentang Siak, ini sisi positif yang sangat bermanfaat bagi kita," jelas Syamsuar.

Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora Prof Faisal Abdullah mengakui, pihaknya belum maksimal mendukung kegiatan olahraga di daerah. Hal itu disebabkan keterbatasan anggaran di Kemenpora, sehingga dukung kepada daerah, terutama yang menyelenggarakan iven bertaraf internasional belum optimal.

"Ke depan, kita berjanji akan berupaya memperjuangkan masalah anggaran ini. Mudah-mudahan Presiden Jokowi lebih mendukung kegiatan olahraga, sehingga porsi anggaran dari APBN bisa ditambah di Kemenpora," jelas Faisal.(nal)