RENGAT- Cukup sudah penderitaan yang dialami Ruslan (50) dan keluarganya. Warga Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau itu sudah pasrah dengan keadaan yang dialaminya.

Pasalnya, selain hidup dalam serba kekurangan, bapak enam anak ini juga sering sakit-sakitan. Untuk menyambung hidup, setiap hari pasangan suami istri itu harus bekerja serabutan.

Tidak itu saja, penderitaan keluarga itu diperparah oleh kondisi tempat tinggal mereka yang sangat memprihatinkan. Rumah papan yang beratapkan daun rumbia itu kini sudah lapuk dan bocor, sehingga saat hujan turun, mereka harus berteduh dibawah baliho bekas yang dipasang pada bagian kamar.

"Beginilah kondisi kami sehari-hari, setiap hari harus banting tulang untuk menyambung hidup. Pekerjaan suami serabutan, itu pun sekarang sudah sering sakit-sakitan," sebut istrinya Ertikawati (43) kepada GoRiau.com, Jumat (8/1/2016) di kediammnya.

Diceritakannya, rumah yang ditempatinya itu sudah berumur 25 tahun, sejak itu pula rumah tersebut tidak pernah dilakukan perbaikan atau perehapan.

"Belum pernah direhap. Jangankan untuk merehap rumah, untuk makan sehari-hari saja kami masih kekurangan," tuturnya.

Ketika ditanyakan GoRiau.com terkait pengajuan bantuan ke pemerintah daerah, Ertikawati menyebutkan pernah, namun tidak terealisasi. "Dulu pernah kami ajukan, namun tidak digubris, bahkan tidak sekalipun pihak pemerintah daerah meninjau kondisi rumah kami ini," jawabnya.

Dengan demikian, Ertikawati dan keluarga sangat mengharapkan adanya uluran tangan para donatur dan para dermawan guna meringankan beban yang dideritanya.***