PEKANBARU, GORIAU.COM - Masih banyak anak-anak dari kalangan yang kurang mampu bisa mengenyam bangku sekolah. Namun belum ada aksi dan reaksi secara permanen dari pemerintah untuk mencarikan solusinya, termasuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.


Bahkan ada yang telah mencoba namun akhirnya berhenti di tengah jalan. Ketika hal ini ditanyakan kepada Gubernur Riau (Gubri), H Annas Maamun, dirinya ternyata sudah memikirkan sejak lama, bahkan sebelum duduk sebagai orang nomor satu di Bumi Lancang Kuning.


Dikatakannya, jika kondisi masyarakat dengan ekonomi yang lemah, atau bisa dikatakan miskin, biaya sekolah mereka akan digratiskan. Apakah hal ini sekedar omongan kosong atau akan dibuktikan oleh Annas Maamun?


"Kalau memang susah apa salahnya digratiskan, tetapi dengan catatan benar-benar dalam kondisi yang tidak mampu. Jangan pula anak pejabat masuk juga dalam kategori itu," kata Gubri.


Ternyata pendidikan sekolah gratis bagi anak-anak yang kurang juga dibahas dalam Pengarahan Umum Kebijakan Penyusunan Rancangan Program Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Riau 2014-2019, Senin (10/3/2014) kemarin.


Dimana salah satu fokus RPJMD Riau periode Annas Maamun mengarah kepada pendidikan layak. Selain menyediakan sarana dan prasarana pendidikan yang bagus serta guru yang berkualitas, juga dibahas bagaimana seluruh anak-anak di Riau bisa merasakan bangku sekolah.


Hal ini diamini oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Riau, Ramli Walid. Dikatakannya, program-progam yang diinginkan Gubri sangat bagus dan terpusat untuk kesejahteraan masyarakat.


Baik di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan pelayanan masyarakat lainnya. "Bagaimana masyarakat bisa merasakan pelayanan yang bermutu, kemudian bagaimana anak-anak di Riau ini bisa bersekolah, intinya program Pak Gub sangat bagus," ujar Ramli.


Hasil rapat RPJMD kemarin memang mengharuskan seluruh Satker yang ada Lingkungan Pemprov Riau bisa menyerap visi dan misi Gubernur Riau, semuanya memang terintegrasi untuk kepentingan masyarakat.***