PEKANBARU – Isu mengenai sejumlah kegiatan dalam APBD Perubahan (APBDP) 2025 yang disebut-sebut anggarannya diblokir mulai beredar di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Namun, Ketua DPRD Riau, Kaderismanto, mengaku belum mendapatkan informasi resmi terkait hal tersebut.

“Saya belum dapat informasi soal itu. Diblokir? Tak ngerti saya diblokir macam apa itu,” ujar Kaderismanto saat dimintai tanggapan oleh GoRiau.com, Rabu (29/10/2025).

Menurut informasi yang diterima goriau.com, istilah “diblokir” yang dimaksud adalah kegiatan yang belum bisa dilaksanakan karena menunggu kecukupan anggaran. Menanggapi hal ini, Kaderismanto menilai perlu ada penjelasan yang lebih jelas dari pihak terkait.

“Ya ndaklah, saya kira perlu informasi yang terang soal itu,” katanya.

Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan, apabila anggarannya memang belum tersedia, maka kegiatan tersebut tinggal menunggu proses anggaran masuk. “APBD Perubahan ini prosesnya masih berjalan, masih ada dua bulan lagi. Tak perlu juga tergesa-gesa mengatakan diblokir. Diblokir itu apanya?” tegasnya.

Sebelumnya, salah satu Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) yang enggan disebut namanya menyebutkan, beberapa kegiatan di bidangnya belum bisa dijalankan karena anggarannya masih diblokir. ***