PEKANBARU, GORIAU.COM - Aparat Kepolisian Daerah Riau menyatakan belum menemukan adanya indikasi unsur sabotase atau perusakan secara terencana dalam peristiwa kebakaran di areal PT Pertamina Refenery Unit (RU) Kota Dumai pada Minggu malam.

"Namun demikian penyelidikan penyebabnya masih dilakukan pihak kepolisian setempat," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau, Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo kepada pers di Pekanbaru, Senin siang (17/2/2014).

Ia menjelaskan, dugaan kebakaran sementara adalah akibat adanya penyumbatan di pipa minyak dan bukan terjadi di kilang seperti yang dikabarkan sebelumnya.

Agar peristiwa seperti ini tidak terulang, demikian Guntur, maka pihaknya juga akan mencari secara pasti penyebab untuk kemudian menjadi pelajaran agar dapat diantisipasi.

"Mengenai aksi protes warga terkait ledakan atau kebakaran itu, juga telah berhasil diredam sehingga tidak sampai menganggu aset negara," katanya.

Manager Umum Pertamina RU II Yan Syukharial dalam keterangan pers di Dumai mengatakan, kebakaran tadi malam terjadi pada Hydrocracker Unit (HCU) Unibon 211 ketika dilakukan menaikkan temperatur di Heater 1, dan api saat ini sudah berhasil dipadamkan.

Ia mengatakan, kejadian kebakaran yang menyulut kemarahan warga setempat itu dipastikan tidak ada korban jiwa, baik meninggal, luka bakar maupun pencemaran lingkungan.

"Kami masih melakukan investasi mencari penyebab utama kebakaran ini, namun dapat dipastikan tidak ada korban jiwa meninggal, luka bakar ataupun pencemaran lingkungan sebagai dampak dari kebakaran ini," katanya.

Ia menjelaskan, kronologis kejadian berawal saat HCU Unibon # 211 sedang proses start up paska stop, kemudian dilakukan penaikkan temperatur bahan baku dengan cara pembakaran di dalam ruangan tertutup. Setelah api mulai berkobar, kata dia, langsung dilakukan stop operasi dan secepatnya api diupayakan padam oleh tim pemadaman RU II dan berhasil padam sekitar pukul 23.38 WIB.

"Secara keseluruhan unit yang lain masih beroperasi dengan normal dalam memproduksi bahan bakar minyak," kata Yan. (fzr/ant)