
PEKANBARU – Ikatan Keluarga Sumatera Bagian Selatan (IKSS) Riau menggelar silaturrahmi akbar di Kota Pekanbaru, Minggu (4/9/2022). Silaturahmi ini diadakan di salah satu hotel berbintang di Pekanbaru.
Sebagai informasi IKSS terdiri dari 5 Provinsi, dimulai dari Provinsi Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, Bengkulu, dan Bangka Belitung.

"Sejatinya kegiatan ini sudah lama ingin kita lakukan, hanya saja ada pandemi Covid-19 dan kesibukan masing-masing. Dari itu kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan silaturahmi IKSS," kata Ketua Panitia Kombes Pol Hermansyah.
Terlihat dalam silaturahmi ini dihadiri pejabat tinggi yang ada di Riau seperti Gubernur Riau, Syamsuar, Kapolda Riau Irjen Pol Muhammad Iqbal dan juga Pj Walikota Pekanbaru Muflihun.
Selain itu ada juga perwakilan kepala daerah dari Provinsi Bangka Belitung, Lampung, Bengkulu, dan Jambi. Dalam acara pagi itu sekurangnya dihadiri sebanyak 1.700 orang anggota IKSS.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sumatera Selatan Ir SA Supriono, perwakilan dari lima provinsi tersebut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada IKSS Riau yang sudah menunjukkan kekompakannya sehingga acara ini bisa terselenggara.
Kegiatan juga diiringi dengan pengukuhan Pengurus Persaudaraan Pemuda Sriwijaya Riau (PSR) oleh Gubernur Sumatera Selatan.
"Selamat untuk anggota PSR yang baru saja dilantik, semoga amanah dan bisa membangun komunikasi dengan pemerintah Riau dan juga pemerintah pusat," tuturnya.
Ditempat yang sama Syamsuar berharap dengan adanya PSR dan IKSS ini dapat membantu pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang ada di Riau. Serta mendukung program pemerintah pusat dan juga daerah.
"Saya berharap IKSS dan PSR ini dapat mendukung dan berkontribusi dalam pembangunan di Provinsi Riau, dan mendukung program pemerintah nasional maupun daerah," katanya.
Hal senada juga diutarakan oleh Kapolda Riau Irjen Pol Muhammad Iqbal yang juga merupakan tokoh masyarakat Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).
"Semoga bisa membangun Provinsi Riau, karena di mana bumi dipijak, di situ bumi dijunjung. Jaga betul amanah ini, semua harus baik, baik dari aspek politik, keamanan, ekonomi, dan semoga amanah," tutupnya. ***