SELATPANJANG, GORIAU.COM - Kalau tak ada aral melintang, siang ini, Senin (10/2/2014) dua unit mesin berdaya masing-masing 500 Kilo Watt (KW) akan tiba di Selatpanjang. Dari penambahan 2 mesin ini diperkirakan rasio pemadaman di Selatpanjang bisa 5:1 sampai 8:1.

Sebagaimana disampaikan Manejer PLN Ranting Selatpanjang, Doddy Prariyadi, ketika dihubungi GoRiau.com, Senin pagi itu.

"Kapal yang membawa mesin itu sudah sampai ke Selat Rengit, diperkirakan siang ini sampai ke Selatpanjang," kata Doddy menjawab GoRiau.com, sekitar pukul 09.35 Wib.

Kemudian ketika ditanya berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menginstalasi mesin baru tersebut agar dayanya bisa menambah kekuatan kelistrikan di Selatpanjang dan sekitarnya, Doddy mengungkapkan itu sebenarnya di luar PLN. Untuk instalasi tersebut kata Doddy diserahkan ke biro yang menanganinya.

"Itu tergantung biro, tapi kita harap bisa segera lah," ujarnya lagi.

Sementara ini, akibat krisis kelistrikan yang terjadi di Selatpanjang dan sekitarnya itu, rasio pemadaman 2:1 (dua hari hidup satu kali mati) menuju peralihan 3:1. Kata Doddy pula, jika mendapat tambahan daya 1 MW itu, pemadaman bisa menjadi 5:1 hingga 8:1.

"Kita melihat kekuatan mesinnya dulu. Mungkin bisa 5:1 hingga 8:1," ujar Doddy lagi.

Selanjutnya dalam waktu paling lama dua sampai tiga bulan nantinya akan ditambah lagi sejumlah mesin dengan total kapasitas daya sebesar 4-5 MW. Sehingga nantinya tidak terjadi lagi krisis listrik diwilayah Kota Selatpanjang dan sekitarnya.

"Kalau mesin tambahan datang lagi yang mana saat ini masih dalam proses pelelangan, maka nantinya kondisi kelistrikan di Selatpanjang akan normal dan tidak ada pemadaman lagi. Kami berharap dukungan masyarakat dan seluruh pihak. Kita doakan saja berjalan lancar nantinya," kata dia.(zal)