
JAKARTA, GORIAU.COM - Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Yuli Mumpuni Widarso kembali menegaskan dan meminta Kepala Inspektorat Riau yang juga penitia daerah Islamic Solidarity Games (ISG) Riau Syamsurizal segera menarik ucapannya. Sesmenpora mengatakan, Syamsurizal menuduh Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo telah berbohong terkait penyelenggaraan ISG yang dipindahkan dari Riau ke Jakarta.
Sebelumnya, Sesmenpora mendengar di sejumlah media kalau Syamsurizal memberikan pernyataan yang menyebutkan kalau Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo telah berbohong terkait penyelenggaraan ISG. Disebabkan Mempora memutuskan penyelenggaraan ISG dipindahkan ke Jakarta, yang sebelumnya ditempatkan di Pekanbaru, Riau.
"Saya mendengar dari sejumlah media, kalau pak Syamsurizal menuduh pak Mempora telah berbohong terkait penyelenggaraan dan pemindahan ISG dari Pekanbaru, Riau ke Jakarta," kata Yuli Mumpuni Widarso kepada wartawan, Kamis (2/5/13) sore di Kantor Kemenpora, Jakarta saat jumpa pers.
Sesmenpora mengaku, tidak mengerti apa maksud Syamsurizal mengelurkan pernyataan seperti itu. "Tuduhan pak Syamsurizal sebagai panitia daerah ISG kepada pak Mempora telah berbohong terkait penyelenggaraan ISG itu tidak benar, dan saya tidak mengerti apa maksud pak Syamsurizal mengatakan itu," ujarnya.
Yuli menyebutkan kalau Kemenpora sudah mengintruksikan Biro Hukum Kemenpora minta Syamsurizal untuk menarik tuduhannya. Kalau tidak, kata Yuli, Kemenpora akan menempuh jalur hukum dengan tuduhan pencemaran nama baik, yakni nama baik Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo.
"Tadi saya sudah mengintruksikan Biro Hukum Kemenpora minta Syamsurizal untuk menarik tuduhan tersebut, kalau tidak kita akan menempuh jalur hukum dengan pencemaran nama baik," kata Yuli.
Yuli mengatakan, selama ini Mempora Roy Suryo paham betul akan ada pekerjaan besar sebagai tuan rumah ISG 2013, maka kata Yuli setelah dilantik menjadi Mempora Roy Suryo melakukan rapat pada 22 February untuk persiapan Riau sebagai tuan rumah karena belum mendapat kepastian persiapan Riau sebagai tuan rumah.
"Makanya saya dan Ketua KOI Rita Subowo diutus Mempora ke Riau melihat kondisi di lapangan, dan ternyata sangat menyedihkan mulai dari Main Stadium yang disegel sampai kolam renang yang masih delapan lintasan. Janji-janji panitia setelah PON akan selesai tapi sampai Maret tak ada perubahan, dan itulah yang kami laporkan ke Mempora dan pemindahan ISG ini adalah opsi terkahir," paparnya. (muh)