PEKANBARU - Pemilihan Umum Raya (Pemira) yang berlangsung di Universitas Riau (Unri), Selasa (28/11) ricuh sehingga menyebabkan pengumuman hasil Pemira ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.

Kericuhan berawal saat Pemira di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) sekitar pukul 15.30 WIB. Kondisi ini diduga dipicu oleh miskomunikasi antara Panitia Pemira Unri dan Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) di FISIP.

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa insiden kericuhan juga melibatkan Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), dan Fakultas Pertanian. Beberapa mahasiswa mengungkapkan bahwa kericuhan dipicu oleh kesalahan teknis, termasuk adanya masalah pada salah satu website yang digunakan untuk pemilihan.

Permasalahan lain yang mencuat adalah pengalihan mahasiswa pemilih dari FISIP dan FMIPA ke fakultas lain. Para mahasiswa juga menemukan bahwa beberapa nama yang seharusnya sudah melewati proses wisuda masih ikut serta dalam Pemira.

Steering Committee (SC) Panitia Pemira Unri, yang juga menjabat sebagai Presiden Mahasiswa (Presma) Unri sebelumnya, Khairol Basar, menambahkan bahwa akibat kericuhan tersebut, pengumuman hasil Pemira Unri harus ditunda. "Belum tahu (kapan diumumkan), belum ada keputusan, akan kami rapatkan terlebih dahulu," ungkap Basar. ***