
DUMAI - Citra satelit Terra dan Aqua, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru-Riau, Senin, (29/2/2016) pukul 07.00 WIB, memantau 4 titik hotspot (titik panas) di Pulau Sumatera, untuk Aceh 1 titik panas dan Sumatera Utara 3 titik panas.
"Untuk di Riau sendiri, berdasarkan pantauan kami, titik panas nihil. Meskipun nihil, pantauan satelit, kita pun harus mengantisipasi segala kemungkinan kebakaran lahan dan hutan (karlahut) di wilayah Riau," ujar Kepala BMKG stasiun Pekanbaru-Riau, Sugarin kepada GoRiau.com.
Arah angin secara umum, lanjutnya, dari arah Utara hingga Timur Laut dengan kecepatan 9 km/jam hingga 27 km/jam. Sehingga masih berpotensi terjadinya karlahut, jika tidak diantisipasi.
"Pada umumnya cuaca di wilayah Riau cerah hingga berawan. Potensi hujan dengan intensitas ringan tidak merata terjadi di wilayah Riau bagian barat, tengah dan selatan pada siang, sore dan malam hari," urai Sugarin.***